5 Tahun jadi Pelayan di Warung, Akhirnya Lulus Cumlaude
Senin, 19 Desember 2016 | 14:45 WIB
JTP 18_12_2016 5 Tahun jadi Pelayan di Warung, Akhirnya Lulus Cumlaude

JADI INSPIRASI : Maria Ida Widayanti saat menceritakan saat bekerja mencuci piring di warung makan di Wonodri Krajan kepada awak media.

Jangan merasa malu bila kita benar-benar bukan dari keluarga yang berada dan harus berani bekerja apa pun asalkan berkah. Tekad inilah yang dilakukan Maria Ida Widayanti, mahasiswi Fakultas Psikologi Unika yang kemarin akhirnya bisa lulus bersama 320 wisudawan lain dengan IPK 3,51 cumlaude, Wisuda Diploma, Sarjana dan Pasca Sarjana Periode III, Sabtu (17/12), kemarin.

Siapa sangka, anak tukang becak ini sepanjang kuliah juga rela kerja nyambi cuci piring dan melayani pembeli kerja di Warung Makan “Handayani” kawasan Wonodri Krajan Peterongan milik Hj Rakidah. Itu dilakukan juga untuk membantu kehidupan sehari-hari merantau ke Semarang untuk kuliah. “Asli saya Desa Juwana Karangrejo, Purwodadi dan kuliah di Unika juga sedikit bersyukur dapat beasiswa penuh dari semester satu hingga tujuh. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari dan biaya beli buku, foto copy dan lain-lain didapat dari hasil keringat sendiri kerja di warung,” ucapnya terharu.

Ida mengaku, dirinya memang sudah bertekad sesuai pesan orangtuanya bahwa sejak 2012 diterima di Fakultas Psikologi Unika agar impiannya menjadi orang sukses bisa tercapai. “Pesan itulah yang membuat saya bersemangat karena doa restu dari Petrus Mujianto sang ayah dan ibu Cecelia Kartipah. Selama lima tahun masa kuliah saya kerja dan tidurnya juga di warung, ya begitulah kerja serabutan,” jelasnya.

Menurutnya, dirinya tidak merasa malu dan di kuliah pun juga cukup sibuk ikut organisasi di kampus yakni pernah menjadi senat mahasiswa fakultas psikologi period 2012-2013, Komandan KSR Unika 2013-2014. “Di tengah kesibukannya, saya juga menjadi asisten dosen bio psikologi 2012-2013. Dan saat mendengar saya akhirnya lulus akan diwisuda sabtu 17 desember 2016, ibu saya pun juga menangis,” ucapnya.

Rektor Unika Prof Budi Widianarko juga mengapresiasi semangat Maria Ida Widayanti dalam perjuangannya selama lima tahun di Unika. Dia bahkan sekarang juga sudah diterima bekerja di Lembaga Psikologi Terapan (LPT) Persona yang terletak di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. “Saya ucapkan sukses kepada Maria Ida Widayanti dan ini juga bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya,” pungkasnya. ( http://jatengpos.co.id )

Kategori: