Never Give Up
Selasa, 29 November 2016 | 16:00 WIB

younger-herousNever give up, adalah kalimat motivasi yang dikumandangkan Heni Jaladara dan Ririe Bogar selaku pembicara pada acara C radio Goes To Campus dengan mengambil tema seminar “Young Heroes : Legenda Muda Indonesia”. Acara ini diselenggarakan pada Selasa (29/11) pukul 10.00-12.00 WIB bertempat di Ruang Teater Thomas Aquinas Unika Soegijapranata. Acara ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Unika Soegijapranata saja, tetapi juga dihadiri oleh mahasiswa dari universitas lain.

Heni Jaladara adalah mantan TKW yang pernah bekerja di Hongkong. Ia saat ini merupakan CEO Agro Edu Jampang. Heni menempuh pendidikan diploma Ilmu Teknologi (IT) dan S1 Entrepreneurship di Hongkong. Ia tertarik untuk mengambil diploma jurusan IT karena merasa bahwa ketika tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi, maka kita akan banyak tertinggal. Karena itu, ia bekerja untuk membeli sebuah laptop agar dapat menempuh pendidikan Ilmu Teknologi. Selama 5 bulan pertama ia digaji setengah dari jumlah gaji yang seharusnya diterima karena ditipu oleh agen penyalur TKI yang mengirimnya. Ia juga menulis di koran-koran untuk mendapatkan uang agar bisa membeli laptop. Akhirnya, ketika ia dapat membeli sebuah laptop, ia mendaftar dan diterima sebagai mahasiswa diploma Ilmu Teknologi. Ketika akhirnya ia memutuskan untuk mengambil jurusan Entrepreneurship di St Mary’s University Hongkong, ia berpikir bahwa ada banyak tenaga kerja Indonesia di Hongkong yang tingkat pendidikannya masih rendah dan kondisinya memprihatinkan. Sehingga, ia memilih jurusan kewirausahaan agar dapat membantu para tenaga kerja Indonesia menciptakan lapangan kerja nya sendiri. Setelah lulus S1 dari St Mary’s University Hongkong, ia pulang ke Indonesia dan mendirikan Agro Edu Jampang di Bogor, Jawa Barat. Heni masuk ke dalam daftar Forber “30 under 30 Asia” untuk kategori social entrepreneurs atas usahanya untuk focus memberikan pendidikan pertanian kepada anak-anak.

Selanjutnya pada sesi kedua yang dibawakan oleh Ririe Bogar, suasana semakin cair karena Ririe terlihat antusias untuk berinteraksi lebih dekat dengan para peserta seminar. Ririe Bogar merupakan pendiri dari Xtra-L Community pada tahun 2007. Ia memotivasi banyak orang untuk tetap percaya diri terhadap tubuh mereka yang merupakan anugerah dari Sang Pencipta. Ia juga telah meluncurkan sebuah buku yang berjudul “Cantik itu ejaannya bukan K.U.R.U.S”. Ririe juga menceritakan pengalaman masa lalu nya, bagaimana perasaannya ketika sering diejek karena berbadan gemuk.

“Saya gak pernah marah kalau dibilang gendut karena saya memang gak kurus.” Begitulah tulisan pada slide yang dibaca Ririe bersama dengan peserta seminar di ruang teater Thomas Aquinas siang itu.

Ririe juga berbagi cerita tentang berbagai usaha ekstrim nya untuk membuat tubuhnya menjadi lebih kurus. Tetapi hasilnya seringkali berujung pada rasa sakit. “Semua perempuan cantik dari lahir. Perempuan akan menjadi lebih cantik ketika ia bersyukur atas hidupnya dan menghargai tubuhnya. Hanya lelaki cerdas yang mampu melihat kecantikan itu,” ujarnya di atas panggung ruang teater. Ririe juga menggiatkan gaya hidup sehat dengan rajin olahraga dan berpesan pada peserta seminar untuk “berani makan maka berarti harus berani olahraga” agar terhindar dari segala penyakit. Ririe meyakinkan bahwa tidak ada yang tidak mungkin jika mau berusaha dan yakin.

Kedua sesi dari Heni dan Ririe ditutup dengan berfoto bersama para peserta seminar. Kedua pembicara yang datang ke ruang teater hari itu benar-benar membawa banyak pesan dan motivasi kepada para peserta seminar yang mayoritas merupakan seorang mahasiswa. Mereka membawa pesan utama yaitu “Never Give Up” yang berarti “Jangan Menyerah” terutama dalam setiap usaha mencapai hidup yang lebih baik. (SF)

Kategori: ,