Waspada Beli Makanan via Online
Jumat, 21 Oktober 2016 | 8:39 WIB

JTP 21_10_2016 Waspada Beli Makanan via OnlineSEMARANG – Maraknya jual beli produk makanan dan minuman lewat online atau online food perlu diwaspadai. Pasalnya higienis atau kesehatannya sulit dipertanggungjawabkan. Pemerintah sudah saatnya tegas melakukan pengawasan terhadap bisnis itu.

Jika dibiarkan bisa merugikan konsumen. Apalagi saat ini sudah banyak makanan yang belum berijin dari Balai Penawasan Obat dan Makanan yang beredar di dunia maya. “

Saya selaku pelaku usaha sangat prihatin akan kondisi ini. Cara menangkalnya selain pemerintah, kalangan akademisi, masyarakat dan praktisi hukum sudah saatnya bergerak. Setidaknya mereka bisa memberikan penegasan dan kritikan minimal lewat citizen jurnalisme atau media sosial (medsos)," tegas Haryanto Halim, Pemilik PT Marimas Putra Kencana.

Pria yang juga ahli pangan ini kemarin menjadi pembicara "Online Food Product: Penjaminan Mutu, Keamanan Pangan dan Perlindungan Konsumen" yang diadakan Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Unika. Hadir pembicara lain, yakni Dosen Fakultas Hukum Unika Dr Antonius Maria Laot Kian dan Pakar IT Unika Dr Ridwan Sanjaya.

Halim merasa khawatir bila produk makanan lewat online dari luar negeri juga akan masuk. Apalagi melalui jalur ilegal, sehingga makin mengkhawatirkan. "Bila konsumen dirugikan, laporlah ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)," timpal Dr Antonius.

Pakar IT Unika, Dr Ridwan Sanjaya sependapat, online food dalam sisi teknologi merupakan usaha pelaku memanfaatkan teknologi. Hanya saja penjaminan mutu yang sulit dipertanggungjawabkan bisnis lewat online, apalagi makanan. ( JATENG POS Jumat, 21 Oktober 2016, hal. 4 ) 

Kategori: