Unika Ajarkan Dosen Membentuk Kelas Virtual
Kamis, 13 Oktober 2016 | 10:52 WIB
TRB 12_10_2016 Unika Ajarkan Dosen Membentuk Kelas Virtual

Dr Anuncius Gumawang Jati memberikan materi dalam workshop yang digelar di Noormans Hotel awal bulan lalu. Humas Unika

Unika Soegijapranata bersama Unika Parahyangan menggelar workshop on digital learning untuk para dosen Asosiasi Perguruan Tinggi Katolik Indonesia (APTIK) di Hotel Noormans awal bulan lalu

Melalui keterangan tertulis yang dikirim Rabu (12/10/2016). Wakil Rektor I Unika Soegijapranata, Dr Augustina Sulastri SPsi menjelaskan, Era digital saat ini menuntut dosen untuk terus berinovasi dengan menghadirkan pembelajaran berbasis aplikasi maupun game yang disukai oleh mahasiswa.

“Mengingat saat ini mahasiswa sudah melek akan teknologi dan menyadari keberadaan teknologi saat ini memanglah dibutuhkan, maka dosen juga harus menyesuaikan kondisi tersebut,” terangnya.

Dosen bisa memberikan pembelajaran tak hanya dengan pemberian materi di kelas saja, namun bisa dipindah maupun dialihkan dalam konten digital.

Menurutnya, tenaga pendidik khususnya dosen perlu pencerahan mengenai kemelekan dunia teknologi dalam pembelajarannya di kelas agar lebih maksimal.

Untuk itu ia menghadirkan narasumber yang mumpuni dalam menghadirkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi meskipun basiknya bukan dari kalangan IT yakni Dr. Anuncius Gumawang Jati.

Dalam pemaparannya, Gunawang Jati mengungkapkan bahwa generasi saat ini cenderung menyukai visual yang menarik dan menyenangkan, dan diprediksikan generasi 10 hingga 20 tahun yang akan datang juga akan mengalami fenomena seperti ini.

“Untuk itu, dosen bisa menggunakan pembelajaran dengan video dalam penyampaian materi yang berat, agar mahasiswa juga semakin tertarik dan antusias untuk mengikuti proses belajar,” jelasnya.

Dalam acara workshop ini, para peserta diajak untuk paperless (tidak menggunakan kertas) ketika mengajar serta diajarkan bagaimana membentuk kelas virtual yang diminati oleh generasi saat ini.

Selain itu, workshop yang diselenggarakan selama 2 hari ini juga dapat menjadi kerjasama antar perguruan tinggi di APTIK untuk saling belajar menggunakan teknologi untuk masuk dalam ranah dunia pendidikan di masing-masing institusi.

( http://jateng.tribunnews.com )

Kategori: