FHK Unika Undang Pembicara Perancis
Senin, 10 Oktober 2016 | 15:36 WIB

img_2562Indonesia International Work Camp (IIWC) yang merupakan salah satu proyek Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Tengah yang berfokus pada pengembangan kegiatan kerelawanan internasional (International Voluntary Services), beberapa waktu lalu hadir dalam perkuliahan tentang “Perlindungan Anak” Program Studi Ilmu Hukum Unika Soegijapranata dengan menghadirkan salah satu relawannya yang berasal dari Perancis sebagai pembicara yaitu  Clemence De Villers di gedung Antonius 205, pada hari Kamis (6/10).

Clemence menjelaskan, bahwa dalam hukum perkawinan di Indonesia, hamil di luar nikah jika tidak ditindak lanjuti dengan perkawinan maka anak yang kelak lahir adalah merupakan anak luar perkawinan dan anak ini mempunyai kedudukan hukum yang lemah dalam keluarga, khususnya dalam pengakuan negara. Sebaliknya, Clemence De Villers juga menjelaskan bahwa dalam hal anak luar nikah, di negara Perancis lebih mementingkan kedudukan anak sebagai warga negara yang wajib di lindungi dan diakui oleh pemerintah Perancis. Karena setiap anak wajib memperoleh hak perlindungan, pendidikan dan pengakuan sah oleh pemerintah. Sehingga anak yang terlahir di luar nikah pun dalam mengurus sertifikat akte kelahiran akan diperlakukan sama dengan pengurusan akte kelahiran anak yang sah dalam perkawinan. Dengan demikian terdapat perbedaan dalam status anak dalam hukum perkawinan di Indonesia dan Perancis.

Dr. Rika Saraswati, SH., CN., M.Hum dosen Ilmu Hukum FHK Unika yang mendampingi perkuliahan tamu juga berharap dengan adanya perkuliahan tersebut, para mahasiswa bisa mendapatkan pengetahuan tentang status anak dalam perkawinan di Indonesia dan di Perancis. “Saya sangat senang dan lega bisa memberikan materi tentang perlindungan anak kepada para mahasiswa, semoga dapat menambah wawasan pengetahuan dan pemahaman tentang perlindungan anak dalam perkawinan maupun diluar perkawinan serta langkah konkrit apa yang bisa dilakukan untuk mengantisipasinya” tutur Clemence.

Clemence yang merupakan relawan dari Perancis sudah 4 bulan berada di Indonesia mengaku sangat senang karena bisa langsung terjun langsung ke masyarakat terutama mengenal kebudayaan, dan bahasa, disamping tugas yang harus diembannya dalam IIWC. (Adr)

Kategori: ,