Everything is Possible
Selasa, 6 September 2016 | 17:58 WIB

17 vania2Vania Wahyu Febriani, mengatakan dalam sesi wawancara, ”Everything is possible if you try enough. If something does not work out, you are not trying enough. Jika kita sudah berusaha, hasil yang didapat tidak akan jauh dari usaha kita.” Begitulah motto hidup dari salah satu lulusan terbaik Unika Soegijapranata peraih IPK 3,84 dari Fakultas Sistem Informasi program studi Sistem Informasi. Putri pasangan Wahyu Eddy Yulianto dan Endang Sari Prasetio ini juga merupakan mahasiswa aktif semasanya disamping pencapaian prestasi akademiknya yang cemerlang. Ia pernah menjadi wakil ketua di Game Club sebuah komunitas yang berkreasi dalam pembuatan game dan menjadi sekretaris Senat Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer pada periode 2013/2014. Ia juga aktif menjadi panitia di acara-acara fakultas, serta pernah menjadi asisten dosen. Dari penuturannya, ia ingin meningkatkan dan menyeimbangkan kemampuan antara hardskill dan softskill.

Dalam skripsinya yang berjudul “Game Memilih Kudapan Bersih dan Sehat untuk Anak”, ia mengatakan bahwa ia terinspirasi setelah masih melihat banyak anak-anak sekolah dasar yang masih suka jajan sembarangan tanpa memperhatikan kebersihan dan kesehatan jajanan yang dibelinya. Ia prihatin karena anak-anak hanya mementingkan rasanya daripada kesehatannya.

Jika ditanya apa suka duka selama berkuliah dan dalam proses pembuatan skripsi, alumni SMA Kristen YSKI Semarang menuturkan lebih banyak sukanya daripada dukanya. Pertama karena ia mendapat beasiswa unggulan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Nasional selama empat tahun dia berkuliah dibidang studi yang sangat ia sukai. Lalu selama proses berkuliah ia mendapat ilmu yang bermanfaat demi mengejar cita-citanya untuk menjadi programmer. Ia juga pernah menjadi asisten penelitian dan dikirim untuk mempresentasikan hasil penelitian pada salah satu Seminar internasional di Thailand.  Teman-teman dan dosen yang dapat membagi ilmu dan pengalaman mereka. Teman-teman, dosen, bahkan lingkungan fakultas selalu mendukung kemajuannya menjadi mahasiswa yang lebih baik. Ketika mengerjakan tugas akhir, suka dukanya adalah membuat game, game yang dibuat menghabiskan waktu banyak mulai dari mendesign, testing, finishing, dan implementasi. Ketentuan membuat game untuk tugas akhir ini adalah game hanya dibuat oleh satu orang, dan dibutuhkan disiplin waktu yang baik untuk dapat menyelesaikannya tepat waktu.

Kemudian ketika ditanya tips-tips apa saja yang dapat dibagi agar bisa menjadi lulusan terbaik seperti dirinya, ia mengatakan tidak ada tips yang khusus. Hanya saja selalu berikan yang terbaik saat kuliah. Juga jangan lupa berdoa, karena Tuhan pasti akan melihat usaha kita dan memberikan hasil yang sesuai dengan usaha yang kita diberikan. Rencananya setelah lulus dan wisuda ini, ia akan melanjutkan S2 dengan biaya sendiri atau dengan melalui beasiswa. Selain itu ia juga ingin bekerja dan mewujudkan cita-cita membahagiakan orang tuanya.(dns)

Kategori: ,