Tarian Jawa Meriahkan Orientasi Maba Unika
Senin, 22 Agustus 2016 | 11:26 WIB

JTP 22_08_2016 Tarian Jawa Meriahkan Orientasi Maba UnikaSEMARANG – Sebuah tarian jawa yang ditampilkan dua ma-hasiswa Unika Soegijapranata akhirnya menutup orientasi pengenalan kampus bagi 1.750 mahasiswa baru (maba), Sabtu (19/8) lalu. Salah satu kampus swasta katholik terbaik di Jateng ini se-lama ini selalu mempertahankan budaya daerah khususnya tarian.

Wakil Rektor Unika, Lita VVidyo kepada Jateng Pos mengatakan bahwa penutupan oreintasi mahasiswa baru ini memang tidak ada acara khusus. Orientasi pengenalan kampus dan pembentukan karakter diri mahasiswa hanya berlangsung beberapa hari.

"Penutupan hanya diisi dengan peragaan aksi yel-yel serta lagu ciptaan masing-masing fakultas. Selain itu tarian jawa juga menutup acara ini agar kita selalu ingat budaya jawa dan jangan sampai terlena dengan kemajuan budaya modern," ungkapnya.

Dikatakan, penutupan orientasi kemarin juga ada lomba expo UKM, PTMB Word dan masih banyak lagi. Untuk tahun ini orientasi maba yakni "Mahasiswa Baru Harus Peduli Aktif dan Bermakna”. "Orientasi pengenalan kampus sudah selesai dan mahasiswa baru sudah mulai awal kuliah ditahun ajaran 2016-2017," ujarya.

Sementara Rektor Unika, Prof Budi Widianarko mengatakan bahwa menjadi mahasiswa pilihan Unika yang sudah masuk seleksi dan diterima harus bisa kuliah serius. Diharapkan target kuliah di Unika empat tahun harus lulus dengan nilai cumlaude.
"Kita ingin mendidik lulusan para mahasiswa yang berkualitas dan punya banyak pengalaman, jadi tidak sekadar kuliah pulang," jelasnya.

Menurutnya, masuk di Unika memang tidak sekadar bisa diterima karena juga diseleksi mulai dari latar belakang pendidikan. Sehingga mereka yang masuk ke Unika saat ini adalah mahasiswa pilihan. "Kita juga sering menolak mahasiswa bila tidak memenuhi kriteria kualitas," pungkasnya. (Jateng Pos 22 Agustus 2016, Hal. 9)

Kategori: