Mahasiswa Unika Buat Game Edukasi Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak
Selasa, 2 Agustus 2016 | 9:39 WIB

Bulan Agustus beberapa mahasiswa di Semarang akan meluncurkan game android karya mereka. Selain Udinus, mahasiswa Unika Soegijapranata juga meluncurkan game edukasi yang ditengarai akan memberikan pemahaman kepada anak untuk mencegah kekerasan seksual.

Mahasiswa tersebut adalah, Fajar As’ari, mahasiswa Prodi Game Technology Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang yang mengkreasikan permainan multimedia berjudul Children Safety.

"Kekerasan seksual anak merupakan kasus yang membuat cemas setiap orang tua. Banyaknya kasus kekerasan seksualanak dengan pelaku orang dekat atau orang yang dikenal anak menambah rasa was-was, berawal dari keresahan itu game ini dibuat," terang Fajar seperti tertulis dalam keterangan pers yang dikirin Humas Unika.

Ia menjelaskan, game tersebut dirancang untuk mengajarkan anak tentang cara menjaga diri mereka. Tentunya syarat dengan unsur edukasi terlebih edukasi seksual yang sudah disesuaikan untuk anak-anak. Underwear rule menjadi landasan dari game ini meskipun beberapa sumber lain juga menjadi referensi pembuatan game Children Safety.

"Meski demikian, pendampingan sangat perlu jika anak memainkan game ini. Untuk mencegah anak memainkan game ini sendirian dibuat kode verifikasi yang hanya diketahui oleh para pendamping saja, sehingga saat anak akan bermain dia akan meminta pendamping untuk mengisi kode verifikasi yang membuat pendamping tahu anak tersebut akan bermain game ini," imbuh Fajar.

Beberapa edukasi yang disampaikan dalam game ini mulai dari pengenalan keluarga, membedakan perempuan dan laki-laki, serta tindakan saat anak berhadapan dengan orang asing maupun orang yang sudah dikenal. Melalui cerita, karakter utama Patra dan Atsi, tindakan yang harus diambil semisal diberi jajan, hadiah atau mainan oleh orang asing akan disimulasikan.

"Langkah yang dilakukan jika bagian pribadi anak disentuh juga dijelaskan, penjelasan tentang bagian tubuh mana saja yang merupakan bagian pribadi tidak lupa disampaikan dalam game ini," bebernya.

Untuk membuat game ini Fajar tidak sendiri ia dibantu oleh Lita Widyo Hastuti sebagai narasumber pendidikan seksualitas untuk anak dan remaja, yang menguatkan materi serta menyesuaikan meteri untuk anak.

Rencananya game ini mulai bisa di Unduh di Playstore Unika pada bulan Agustus 2016.

Tautan : http://jateng.tribunnews.com

Kategori: