Kreatif, Mahasiswa Unika Buat Game Edukasi Pencegahan Kekerasan Seksual Pada Anak
Selasa, 2 Agustus 2016 | 12:09 WIB

Memasuki bulan agustus, beberapa mahasiswa di Semarang berencana meluncurkan game android karya mereka. Mahasiswa asal Unika Soegijapranata meluncurkan game edukasi yang akan memberikan pemahaman kepada anak untuk mencegah kekerasan seksual.

Adalah Fajar As`ari, mahasiswa Prodi Game Technology Universitas Katolik (Unika) Semarang yang mampu mengkreasikan permainan multimedia dengan judul Children Safety.

“Kekerasan seksual anak merupakan kasus yang membuat cemas setiap orang tua. Banyaknya kasus kekerasan seksual anak dengan pelaku orang dekat atau orang yang dikenal anak menambah rasa was-was, berawal dari keresahan itu game ini dibuat,” terang Fajar seperti dikutip dari salah satu media nasional.

Dia kembali menjelaskan bahwa game tersebut dirancang sebagai tujuan mengajarkan anak tentang cara menjaga diri sendiri. Sehingga mereka bisa lebih memperoleh edukasi terutama dalam hal edukasi seksual yang sudah disesuaikan bagi anak-anak.

Adapun landasan utama dari game ini adalah Underwear rule meski beberapa sumber lain juga ikut berpartisipasi sebagai referensi utama dalam pembuatan game bertajuk Children Safety.

“Meski demikian, pendampingan sangat perlu jika anak memainkan game ini. Untuk mencegah anak memainkan game ini sendirian dibuat kode verifikasi yang hanya diketahui oleh para pendamping saja, sehingga saat anak akan bermain dia akan meminta pendamping untuk mengisi kode verifikasi yang membuat pendamping tahu anak tersebut akan bermain game ini,” tandasnya.

Diantara edukasi penting yang disampaikan oleh game tersebut mulai dari pengenalan keluarga, membedakan jenis laki-laki dan perempuan sampai tindakan khusus saat anak berhadapan langsung dengan orang asing atau orang tak dikenal. Lewat karakter utama Patra dan Atsi, tindakan – tindakan seperti diberi jajan, mainan atau hadiah dari orang asing akan disimulasikan dan bagaimana mengambil suatu langkah yang tepat.

“Langkah yang dilakukan jika bagian pribadi anak disentuh juga dijelaskan, penjelasan tentang bagian tubuh mana saja yang merupakan bagian pribadi tidak lupa disampaikan dalam game ini,” imbuhnya lagi.

Sebagai pengembang, Fajar dibantu oleh Lita Widyo Hastuti yang berperan sebagai narasumber pendidikan seksualitas untuk anak maupun remaja. Jadi kolaborasi ini kian menguatkan materi sekaligus menyesuaikan terhadap pengetahuan bagi anak.

Kabarnya, game Children Safety mulai bisa di unduh lewat Playstore Unika pada bulan Agustus 2016 tapi tidak tahu kapan tanggal rilisnya.

Tautan : http://www.beritasemarang.net

Kategori: