Juara III Kaprodi Berprestasi Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah
Selasa, 16 Agustus 2016 | 12:23 WIB

Bu BrendaIbu Thecla Brenda Chandrawati, ST., MT., IPM atau biasa disapa Ibu Brenda ini merupakan lulusan dari Magister Teknik Elektro Universitas Indonesia. Setelah menyelesaikan kuliahnya, ia melanjutkan karier sebagai dosen teknik elektro di Unika Soegijapranata mulai tahun 1995. Kemudian, sejak tahun 2011 ia mulai merintis berdirinya program studi sistem informasi di Unika. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Program Studi Sistem Informasi. Melalui jabatan yang ia pegang dari tahun 2013 hingga saat ini tersebut, Bu Brenda banyak menghasilkan program unggulan antara lain : merintis adanya SISFORMA (jurnal ilmiah program studi sistem informasi) sejak tahun 2013; ia juga merintis berdirinya HMPSI (Himpunan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi) pada tahun 2015 yang berada di bawah Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer. Tujuan pendirian HMPSI adalah membantu Senat maupun Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer untuk mengelola di tingkat program studi. Akhirnya pada tanggal 11 November 2015, HMPSI disahkan. Ia juga mengesahkan adanya CBC (Character Building Camp) yang akan memasuki tahun ke-4; GDC(Game Development Camp); dan Festival Game.

Tidak hanya pada karier yang ia jalani saat ini sebagai kepala program studi saja, tetapi ia juga mampu mencetak prestasi dalam bidang akademik salah satunya dengan gelar profesional IPM (Insinyur Profesional Madya) yang diberikan oleh PII (Persatuan Insinyur Indonesia) serta telah diakui oleh dunia internasional. Beberapa prestasi yang ia torehkan tersebut, membawa Bu Brenda memperoleh Juara III Ketua Program Studi Berprestasi Tingkat Kopertis VI Jawa Tengah. Ia pun mengungkapkan pada awalnya, ia memang diminta untuk maju dalam lomba kepala program studi berprestasi dan belum bisa membayangkan apa yang harus dibuat. Dalam perlombaan tersebut, para calon kepala program studi berprestasi diminta untuk membuat makalah mengenai program unggulan dan evaluasi diri. Pada mulanya, Bu Brenda belum menyadari bahwa program yang telah ia buat dapat menjadi program unggulan. Setelah menerima beberapa persyaratan tersebut, ia meminta masukan dari beberapa teman dosen, Wakil Rektor I dan Wakil Rektor IV dalam penyusunan program unggulan. Akhirnya didapat suatu kesimpulan, bahwa dari ide yang Bu Brenda ternyata semua telah ada wujud realisasinya, hanya saja kurang terstruktur dengan baik. Penyelesaian masalah ini yang memotivasi Bu Brenda untuk membawa dalam lomba yang diadakan oleh Kopertis.

“Kalau kita bekerja dengan hati, totalitas dalam bekerja, dan kalau ada ide-ide baru yang dapat disampaikan¬† baik itu dalam pekerjaan maupun ide kegiatan sampaikan saja ide tersebut ke pimpinan, kadang meskipun idenya sederhana tetapi yang terpenting adalah hal menarik apa yang dapat disampaikan¬† dari ide tersebut” pesannya.(cal)

Kategori: ,