G4INDO Percepat Klaim Asuransi
Minggu, 14 Agustus 2016 | 14:14 WIB

 JWP 12_08_2016 G4INDO Percepat Klaim Asuransi
SEMARANG – Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan pemerintah Belanda berencana mengembangkan proyek Geodata for Indonesia (G4INDO). Proyek ini sendiri memanfaatkan teknologi pengindraan satelit untuk membantu penanganan klaim asuransi lebih efektif dan efisien baik waktu pengelolaan, tenaga yang dibutuhkan, maupun biaya yang harus dikeluarkan untuk menangani klaim. Hal tersebut perlu dilakukan mengingat panjangnya proses klaim asuransi pertanian, selama ini.

Sebelumnya pemerintah Indonesia telah memulai perlindungan asuransi pertanian bagi seluruh petani, yang diawali dengan program asuransi usaha tani padi (AUTP) bagi petani kecil pada Oktober tahun lalu. Targetnya 1 juta hektare sawah di 16 provinsi. PTAsuransi Jasa Indonesia ditunjuk sebagai pelaksana dalam implementasi program ini.

Teknologi ini dikembangkan untuk mendukung asuransi pertanian yang dicanangkan oleh pemerintah, uji cobanya di Jawa Timur, tepatnya di Kabupaten Kediri, Jombang, dan Nganjuk. "Dengan sasaran 200 ribu petani kecil yang punya lahan di bawah 2 hektare," kata Koordinator Proyek G4INDO Aart Schrevel saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Proyek G4INDO ini sendiri membantu Pemerintah Indonesia dalam hal ini PT Jasa Asuransi Indonesia (Jasindo) untuk membuat rumusan program AUTP yang layak secara finansisal bagi petani kecil. la juga menjelaskan jika proyek tersebut memberikan layanan sarana dengan database secara digital serta 
memberikan bantuan teknis dan metode untuk mengembangkan mempromosikan, dan mendistribusikan asuransi pertanian kepada, petani kecil.

Terpisah Senior Advisor proyek G4INDO Prof Budi Widianarko akan melakukan pelatihan bagi petugas-petugas dari PT Jasindo. Tujuannya jika proyek tersebut bisa diaplikasikan untuk membantu mempercepat klaim asuransi. "Ini murni dihibahkan risetnya. Jadi, bukan proyek pinjaman. Setelah aplikasi sistem ini berjalan, ya, dihibahkan untuk digunakan," kata Rektor Universitas Katolik Soegijapranata Semarang itu.

Sementara itu, praktisi Asuransi Abduh Sudiyanto yang juga angggota Tim proyek G4INDO menyatakan, saat ini asuransi pertanian di Indonesia barn dimanfaatkan sekitar 250 ribu hektare lahan. Padahal target pemerintah pada musim tanam lalu 1 juta hektare baru tercapai 250 ribuan hektar. (Jawa Pos Jumat 12 Agustus 2016 )

Kategori: