Erix Soekamti Hadir Dalam “Sedekah Budaya” Unika
Rabu, 13 Juli 2016 | 8:36 WIB

Erix soekamtiMemang masa bulan ramadan sudah berlalu, namun menabur kebajikan tak berhenti sampai bulan ramadan saja. Setiap orang mengenal sedekah sebagai membagikan rezeki yang telah Tuhan berikan. Namun bagaimana jika sedekah kali ini berupa ide-ide gagasan menjadi seseorang yang kreatif? Untuk menampung gagasan itu maka Rotary Club Semarang dan Yogyakarta beserta PMLP Unika Soegijapranata, mengadakan acara “Sedekah Budaya” bertempat di ruang Theater Gedung Thomas Aquinas Lantai 3, pada hari Kamis (30/6) dengan mengundang Erix Soekamti, salah satu personel band Endank Soekamti untuk terlibat sebagai narasumber dalam acara tersebut.

“Memang kegiatan ini ditujukan untuk kalangan muda yang saat ini masih memiliki keterbatasan untuk berkreasi, artinya dengan kegiatan sedekah budaya yang dibawakan oleh Erix Soekamti, diharapkan para peserta yang terlibat dalam kegiatan ini dapat memiliki ilmu-ilmu yang tidak diperoleh di sekolah-sekolah manapun, karena ilmu kreatif ini hanya dimiliki oleh segelintir orang yang mampu menciptakan lapangan usaha yang dapat mempekerjakan orang disekitarnya,” jelas salah satu panitia acara.

Does University

Erix Soekamti sebagai narasumber dalam “Sedekah Budaya” memiliki cara tersendiri dalam memberikan sedekah kepada setiap orang, dan caranyapun unik yaitu dengan mendirikan Does University, Does sendiri berasal dari akronim Diary of  Erix Soekamti. Does University adalah sekolah yang bentuknya informal, lebih cocoknya disebut sekolah bakat. Sistem pengajarannya pun berbeda dari sekolah lainnya. Di sini, para peserta akan dikarantina selama setengah tahun untuk dibekali ilmu-ilmu terapan. Does University ini bergerak dalam bidang ilmu kekreatifan yang ditujukan kepada kalangan muda, dan memberikan pembelajaran yang menyenangkan sesuai bakat dan minat.

“Pendidikan itu tidak berarti harus formal jika kondisi tidak memungkinkan, namun jika mau belajar juga harus disesuaikan dengan minat dan bakat terutama kesukaan. Jika kita melakukan apa yang kita suka, pasti apa saja yang dikerjakan akan memuaskan dan hasilnya akan baik. Maka untuk menampung hal tersebut, kami membentuk Does University yang pada tahun ini berfokus pada desain animasi dan kami mendatangkan berbagai ahli yang mampu mengajari desain animasi. Masa training yang diberikan adalah sekitar 1 tahun dan setelah masa training, para peserta yang terlibat akan menjadi tentor bagi para juniornya yang baru masuk. Maka hal ini terjadi transfer ilmu pula. Ini juga termasuk sedekah bukan?” tutur Erix Soekamti.

Menurutnya, melalui Does University kita dapat menumbuhkan industri kreatif yang bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Tak hanya menumbuhkan industri kreatif, namun juga dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang tentunya berguna bagi masyarakat umum. Animasi yang dihasilkanpun bisa dibanggakan dan tak kalah dari produk-produk luar negeri. Lulusan dari Does University juga diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam bidang Industri Kreatif bagi bangsa dengan mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.(Ign)

Kategori: ,