SOTY 2016: UGAHARI MANDIRI
Kamis, 9 Juni 2016 | 16:48 WIB

SOTYUniversitas sebagai pendidikan tertinggi harus memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memiliki fungsi sebagai pusat penelitian, pendidikan dan pengabdian masyarakat. Unika Soegijapranata sendiri telah melaksanakan ketiga hal tersebut, namun untuk semakin mematangkan dalam bidang keilmuan serta penelitian, dibentuklah suatu wadah yang memfasilitasi mahasiswanya yang memiliki potensi lebih untuk semakin maju dengan mendorong prestasi secara intensif. Melalui kegiatan Student Of The Year 2016, Unika Soegijapranata mencari bibit-bibit unggul sebagai role model bagi mahasiswa lain serta dan mencari mahasiswa yang terbaik sebagai representasi dari kampus Unika Soegijapranata. SOTY ini juga digunakan sebagai tolak ukur bagaimana tingkat keberhasilan dan bagaimana Unika berproses didalam mendampingi mahasiswanya.

Acara tahunan yang dilaksanakan dibawah Wakil Rektor III Unika Soegijapranata ini setiap tahunnya menghasilkan mahasiswa yang memiliki intelektual lebih serta jiwa kepemimpinan yang mumpuni pula. Menurut Ketua Panitia SOTY 2016, Dea N. Hendryanti S. TP, proses penyeleksian SOTY ini dimulai dari tingkat fakultas terlebih dahulu. Mereka akan menyeleksi mahasiswa terbaiknya untuk diajukan ke tingkat Universitas,

“Dari tingkat fakultas itu merupakan tahap pertama, sudah terlebih dahulu diadakan seleksi oleh Wakil Dekan III untuk diajukan sebagai perwakilan fakultas tersebut. Kemudian terdapat 12 mahasiswa dari masing-masing fakultas akan dikarantina oleh panitia Universitas untuk dinilai kembali untuk lolos ke seleksi selanjutnya.”

Tahap Karantina

Tahap karantina ini merupakan tahap kedua sebagai lanjutan dari seleksi fakultas. Kami melakukan penyaringan dari 12 peserta menjadi 7 peserta yang akan lolos ke tahap selanjutnya yakni Tahap Uji Publik. Karantina ini bertempat di Wisma Nazareth mulai hari Jumat hingga Sabtu tanggal 3 – 4 Juni 2016. Pada hari pertama, para peserta diajak untuk saling berdinamika, berupa melakukan games-games yang telah dipersiapkan sebelumnya oleh panitia. Namun games ini juga sebagai dasar penilaian untuk tahap selanjutnya. Tak hanya kemampuan intelektual keilmuan saja yang dinilai, namun bagaimana wawasan umum mengenai Indonesia serta terdapat pula penilaian tentang kepribadian yang ingin didapatkan melalui peserta SOTY 2016.

Di hari kedua, peserta ditantang untuk mempresentasikan hasil karya tulisannya yang sebelumnya telah dibuat dan diajukan di tingkat fakultas sebagai syarat mengikuti SOTY dengan tema yang telah ditentukan oleh panitia yakni Ugahari Mandiri didepan dewan juri. Paper inilah yang akan digunakan oleh peserta sebagai materi di uji publik esok. Melalui presentasi ini, peserta akan mendapatkan feedback  dari juri agar dapat memperbaiki dan dapat dimatangkan papernya untuk tahap uji publik kembali.

Banyak pertimbangan yang dijadikan dasar dalam penilaian, salah satunya adalah bagimana kualitas paper yang diajukan oleh peserta serta bagaimana cara peserta mempresentasikan papernya. Selain itu, rekam jejak kegiatan yang diikuti juga masuk dalam kriteria penilaian, baik kegiatan intrakurikuler maupun ekstrakulikuler serta kemampuan bahasa inggris secara aktif maupun pasif.  (Ign)

Kategori: ,