Unika Tingkatkan Peran Untuk Kembangkan UMKM
Senin, 2 Mei 2016 | 19:20 WIB

_MG_7626“Kami berkewajiban kepada masyarakat, untuk mempersiapkan sebuah produk-produk perkreditan yang mudah-mudahan produk-produk ini dapat diserap secara baik oleh masyarakat. Namun demikian meskipun kami mempunyai produk yang baik tetapi delivery system-nya kurang baik, maka hasilnyapun juga kurang memuaskan. Oleh karena itu pentingnya Bank Jateng bekerja sama dengan Unika Soegijapranata dengan harapan supaya niat yang baik, produk yang kami design juga cukup bagus, akan memberikan kemanfaatan bagi masyarakat melalui delivery system yang baik pula melalui Unika. Kita coba men-delivery sebuah produk yang berbunga sangat murah, sehingga tidak ada alasan untuk pelaku usaha berkeluh kesah bunganya mahal. Disamping itu, sebuah produk  perlu pengakuan dari masyarakat, dan untuk itu Bank Jateng dalam waktu dekat akan mengukuhkan ke dalam rekor MURI, sebagai bank yang memberikan bunga pinjaman paling rendah di seluruh Indonesia pada saat ini” jelas Supriyatno sebagai Direktur Utama Bank Jateng, saat memberikan sambutan dalam sesi penandatanganan MOU antara Unika Soegijapranata dengan Bank Jateng disaksikan oleh Kepala Dinas Koperasi & UMKM Propinsi Jawa Tengah, Ir. Gayatri Indah Cahyani, M.Si. (2/5) bertempat di ruang Hijau, Gedung Mikael lantai 3.

Dalam kesempatan yang sama dalam panandatanganan MOU tersebut, turut ditandatangani pula MOU antara Unika Soegijaparanata dengan PT. Telkom Indonesia. “Dalam kesempatan ini, sudah secara lengkap pula dihadiri oleh seluruh komponen yang berkaitan dengan kerjasama antara PT. Telkom dengan Unika Soegijapranata, yaitu dengan kehadiran dari kalangan akademisi, bisnis, komunitas UKM dan pemerintah, dan PT. Telkom sendiri juga sudah sangat serius dalam membina UKM karena sejak tahun 2010 telah mendirikan suatu divisi yang mendorong UKM bisa menjadi UKM yang mandiri, maju dan modern. Kami juga mempunyai Corporate Development Centre (CDC) yang mengelola CSR melalui pola kemitraan dan bina lingkungan, yang memiliki access capital dan e commerce untuk memperluas pasar, sehingga UKM nantinya tidak hanya mempunyai access lokal tetapi juga access global untuk pemasaran produknya” tutur Firdaus Roeswandi sebagai Deputy Executive Vice President Marketing Telkom Regional IV – Semarang.

“Mewakili pemerintah propinsi Jawa Tengah, khususnya dari Dinas Koperasi dan UMKM mengucap syukur dan terima kasih atas terlaksananya MOU, karena akhirnya program yang lama dirancang oleh Bank Jateng dapat terlaksana sore ini, karena Pemerintah Propinsi Jawa Tengah mempunyai kepedulian yang sangat tinggi terhadap pengentasan kemiskinan, serta jumlah UMKM yang cukup besar di Jawa Tengah perlu dukungan permodalan untuk pengembangannya, disamping kualitas SDM yang juga masih perlu dibina melalui program KKU Unika Soegijapranata” ucap Ir. Gayatri.

Salah satu hasil dari desa binaan dalam program KKU Unika yaitu Desa Kandri,  selama tahun 2015 telah dikunjungi oleh kurang lebih 3.000 pengunjung baik dalam maupun luar negeri, salah satunya adalah kunjungan live in dari 40 negara selama 5 hari di desa Kandri, beberapa waktu lalu.

Desa Kandri yang menjadi desa wisata, saat ini juga membutuhkan sentra atau outlet untuk memamerkan sekaligus memasarkan pruduk UMKMnya, sehingga dengan adanya kerjasama ini, mudah-mudahan akan banyak masyarakat yang terbantu, salah satunya desa Kandri.

Kategori: