UNDK Luncurkan E-Book Kearifan Lokal
Senin, 23 Mei 2016 | 8:49 WIB

Victory News 21_05_2016 UNDK luncurkan E-book kearipan Lokal2Proyek penelitian ini penting untuk mempertahankan kearifan lokal (local Knowledge) yang mulai terlupakan melalui e-book.

RENNY LENGGU

SEBANYAK 10 universitas yang tergabung dalam University Networking for bigital Knowledge (UNDK) menggelar simposium hasil penelitian tentang kearifan Lokal. Rektor UKAW Kupang Frankie Jan Salean yang diternui di T-More Hotel Kupang, Jumat (2015), menjelaskan. 10 uinversitas tersebut yakni Unika Soegijapranata Semarang, Unika Widya Karya Malang, Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakana. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, Universitas Satya Wacana Salatiga, Universitas Kristen Indonesia Makassar. Universitas Sam Ratulangi Manado, Universitas Petra Surabaya, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang dan Universitas Kristen Arta Wacana (UKAW) Kupang.

Menurutnya, proyek penelitian ini penting untuk mempertahankan kearifan Lokal (local knowledge) yang mulai terlupakan melalui e-book. E-book merupakan upaya desiminasi proyek melalui media online yang diperuntukkan kepada para akademisi dan audiensi global.

Badan Penasihat UNDK Indonesia yang Juga Rektor Unika Soegijapranata Prot Budi Widianarko mengatakan, semangat perguruan tinggi untuk menampilkan segala hal tentang tradisional, membuktikan bahwa tradisional itu bukan tidak bermanfaat tapi insiru saling melengkapi.

Sekretaris UNDK Inneke Hantoro mengatakan, isi dari materi pembelajaran mengenai pengetahuan lokal yang ada pada masing-masing daerah yang tercantum dalam e-book tersebut yakni ada 10 topik yang ada dari 10 daerah di Indonesia. Pertama, penelitian dari Universitas Petra Surabaya, tentang kebiasaan bertoilet masyarakat di Surabaya, yang tujuannya ialah untuk mengkampanyekan kepada masyarakat bagaimana ber toilet yang bersih.

Kedua Universitas Kristen Indonesia Makassar tentang akuntansi tradisional yang diterapkan di sana karena di sana kerbau digunakun sebagai salah satu, mata pencaharian mereka. Ke-tiga, penelitian dari Unika Soegijapranata Semarang tentang pernikahan adat jawa, yang tersorot berbagai jenis makanan yang disajikan saat pernikahan.

Keempat, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang yang Mendokumentasikan makanan pokok traditional yang ada di Kupang. Kelima, Universitas Sam Ratulangi di Manado tentang tradisi untuk mengambil ikan pada hari yang telah ditetapkan saja. Keenam. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta tentang kesenian Jathilan, alat kesenian rakyat atau alat untuk membangun perdamaian di daerah itu.

Ketujuh, Unika Widya Karya Malang tentang permainan traditional anak anak yang disebut nyai putut yang mulai menghilang untuk dikonservasi kembali. Kedelapan. Universitas Satya Wacana Salatiga tentang bagaimana melakukan pertanian tradislonal tujuannya untuk menjelaskan bagaimana bercocok tanam padi yang baik. Kesembilan, Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, tentang prototipe jogjasiana, Dan UKAW Kupang tentang tradisi Kupang yang sudah mulai menghilang di generasi muda, mencoba di angkat kembali lewat performa drama yang dilakukan oleh mahastswa. (Victory News, 21 Mei 2016) 

Kategori: