Pemanasan Ke Lomba SICF Singapura : Gratia Choir Unika Soegijapranata Gelar Konser Ultah 25
Selasa, 31 Mei 2016 | 14:42 WIB

KR 31_05_2016 Pemanasan Ke Lomba SICF SingapuraDalam Rangka Ulang Tahun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Gratia Choir Unika Soegijapranata yang ke-25, Gratia Choir menggelar konser "Melodi Gratia Untuk Indonesia”, Sabtu malam (28/5) di Auditorium gedung Albertus Unika Soegijapranata. Konser ini sekaligus sebagai persiapan dan pemanasan ikut lomba Singapore International Choir Festival (SICF) Agustus 2016 mendatang. Pada konser ini, ditampilkan juga Paduan Suara Angelus Voice dari SD PL Bernardus Semarang yang dilatih oleh pelatih yang sama, Alfonso Andika Wiratama, alumni Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Semarang.

Tak main-main pagelaran Gratia Choir, paduan suara sarat prestasi ini yang banyak menggaet medali Silver Medal hingga Gold Medal di sejumlah kejuaraan. Salah satunya Gold Medal kategori Folklore pada PESPARAWI X tahun 2008 lalu, dan Silver Medal di ajang FPS ITS kategori mix Chois tahun 2015 serta Silver Medal FPS ITB kategori Female tahun 2015 di Bandung. Konser dihadiri sekitar 500 penonton, dari dalam maupun luar Unika itu merupakan konser kolaborasi antara Paduan Suara yang dituntun oleh dalang (fony Ekaputra Arif W, Mahasiswa Psikologl 2014) selayaknya pagelaran wayang ku lit. "Kami ingin mengangkat kebudayaan khas Indonesia, dan menceritakan mengenai lagu-lagu yang kita bawakan, maka kita memilih wayang kulit dan dalangnya sebagai penjembatan antar lagu, sehingga kami tidak menggunakan MC," ujar Ketua Konser 25th Gratia, Rosa Xena M T didampingi Ketua UKM Gratia Agustinus Dian Purnadi. Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Ir Yohanes Budi Widianarko MSC turut hadir dan memberikan sambutan, didampingi Wakil Rektor Ill bidang kemahasiswaan Lita Widyo Hastuti Spsi MSi, dan Pembina Paduan Suara Gratia Choir Unika Ferdinandus Hindiarto SPsi MSi.

Prof Budi dalam sambutannya menggambarkan Gratia Choir selayaknya alunan musik yang dapat memberikan arti makna hidup. "Jika saya disuruh memilih rumus matematika atau menyanyi maka saya akan memillh untuk menghitung dengan rumus matematika daripada harus ikut menyanyi dengan paduan suara yang begitu kompleks. Gratia Choir selalu hadir untuk menghasilkan karya-karya yang indah ada untuk mengisi hati kita, dan Gratia Choir ingin meninggalkan zona nyaman, ingin menjangkau dunia luar, dan semoga Gratia Choir dapat membawa nama Unika Soegijapranata ke ajang lnternasional" ujarnya.

Disela-sela puncak konser, panitia memberikan apresiasi kepada para mantan pelatih Gratia Choir yang diundang menyaksikan konser dengan memberikan bunga yang diberikan oleh Rektor Unika. Sekaligus dalam acara itu juga Rektor Unika men iup lilin kue ulang tahun Gratia Choir yang keĀ­25. Konser dibuka dengan narasi dan video tentang awal mula terbentuknya Gratia, disusul lagu Sabda Alam karya Chrisye dan Hitam manis karya lrni Yustina. Selanjutnya narasi serta video tentang "Asa Gratia" mengenai harapan serta mimpi-mimpi Gratia, salah satunya mengikuti kompetisi internasional SICF. Setelah video "Asa Gratia" disambung lagu Nawba lsbahan (salah satu lagu yg akan dibawakan di SICF mendatang).

Tiga lagu man is disajikan untuk menutup pagelaran yang mendapat applause luar biasa penonton, yaitu lagu Bendera (dipopulerkan Coklat Band), Pemuda (karya Candra Darusman) dan Pro Ecclesia et Patria. (Kedaulatan Rakyat 31 Mei 2016, hal. 13)

Kategori: