Konser Gratia Unika Dendangkan lagu-lagu Folklore
Senin, 30 Mei 2016 | 13:02 WIB

Konser kronikDalam Rangka Ulang Tahun Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Gratia Unika Soegijapranata yang ke-25, pada hari Sabtu (28/5) di Auditorium gedung Albertus Unika Soegijapranata, Paduan Suara Gratia menggelar konser dengan tema “Melodi Gratia Untuk Indonesia”. Konser ini sekaligus sebagai pemanasan untuk ajang lomba Singapore International Choir Festival (SICF)  pada bulan Agustus yang akan datang.

Pada konser ini, turut ditampilkan juga Paduan Suara Angelus Voice dari SD PL Bernardus Semarang yang dilatih oleh pelatih yang sama, yakni Alfonso Andika Wiratama, yang merupakan alumni Fakultas Psikologi Unika.

Tak main-main jika berbicara mengenai Prestasi paduan suara Gratia Unika ini, yakni dari memenangkan Silver Medal hingga Gold Medal pernah Gratia dapatkan, diantaranya mendapat Gold Medal kategori Folklore pada PESPARAWI X tahun 2008 lalu, dan Silver Medal di ajang FPS ITB kategori mix Chois tahun 2015 serta Silver Medal FPS ITB kategori Female tahun 2015 di Bandung.

Konser yang dihadiri kurang lebih 500 penonton, baik dari dalam maupun dari luar Unika itu merupakan konser kolaborasi antara Paduan Suara yang dituntun oleh dalang selayaknya pagelaran wayang kulit. “Kami ingin mengangkat kebudayaan khas Indonesia, dan menceritakan mengenai lagu-lagu yang kita bawakan, maka kita memilih wayang kulit dan dalangnya sebagai penjembatan antar lagu sehingga kami tidak menggunakan MC” ujar Ketua Konser 25th Gratia, Rosa Xena M. T.

Rektor Unika Soegijapranata, Prof, Dr. Ir. Yohanes Budi Widianarko, M.SC turut hadir dan memberikan sambutan, didampingi Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan Lita Widyo Hastuti, S.Psi., M.Si. dan Pembina Paduan Suara Gratia Unika Ferdinandus Hindiarto, S.Psi., M.Si.

Prof Budi dalam sambutannya menggambarkan paduan suara Gratia selayaknya alunan musik yang dapat memberikan arti makna hidup, “Jika saya disuruh memilih rumus matematika atau menyanyi maka saya akan memilih untuk menghitung dengan rumus matematika daripada harus ikut menyanyi dengan paduan suara yang begitu kompleks, Gratia selalu hadir untuk menghasilkan karya-karya yang indah ada untuk mengisi hati kita, dan Gratia ingin meninggalkan zona nyaman, ingin menjangkau dunia luar, dan semoga Gratia dapat membawa nama Unika Soegijapranata ke ajang Internasional” ujarnya.

Disela-sela puncak konser, panitia memberikan apresiasi kepada para mantan pelatih Gratia yang diundang menyaksikan konser dengan memberikan bunga yang diberikan oleh Rektor Unika. Sekaligus dalam acara itu juga Rektor Unika meniup lilin kue ulang tahun Gratia yang ke-25.

Ketua Konser 25th Gratia juga berharap agar Gratia semakin dikenal oleh kalangan luas dan dapat memberikan prestasi yang terbaik untuk Unika, “Saya berharap Gratia Choir bisa menjuarai kompetisi bergengsi lainnya, nggak cuma di taraf nasional, tapi juga Internasional, sehingga Gratia Choir bisa lebih di kenal oleh kalangan PSM, dan nama Unika juga ikut di kenal oleh kalangan masyarakat luas melalui paduan suaranya” tutup Rosa. (aj)

Kategori: ,