Dirut Bank Jateng Ingin Program Mitra 02 dan Mitra 25 Bisa Tekan Kemiskinan
Senin, 9 Mei 2016 | 10:31 WIB

Dirut Bank Jateng, Supriyatno (kiri), menyerahkan cenderamata kepada Rektor Unika Soegijapranata Semarang, Prof Budi Widianarko, di Gedung Mikael, kampus itu, Senin (2/5). (TRIBUNJATENG), SEMARANG – Bank Jateng menggandeng sejumlah pihak terkait dengan penyaluran dana pengembangan ekonomi kreatif dan usaha mikro, dalam upaya pengentasan kemiskinan di provinsi ini.

Lewat kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UKM Jateng, PT Telkom Regional IV Jateng-DIY, serta akademisi Unika Soegijapranoto Semarang, Bank Jateng ingin mewujudkan Jateng sejahtera melalui program Mitra 02 dan Mitra 25.

Direktur Utama Bank Jateng, Supriyatno menyampaikan, program itu bisa dimanfaatkan UMKM untuk mendapatkan modal usaha secara mudah tanpa anggunan, di mana pengajuan yang bisa dilakukan secara mandiri maupun berkelompok.

"Kelompok itu akan didata, diidentifikasi usahanya, diberikan pelatihan, kemudian pendampingan. Nah untuk pendampingan inilah kami bekerjasama dengan Unika yang memiliki program Kuliah Kerja Usaha (KKU),” katanya Senin (2/5/2016).

Nano, sapaan Supriyatno, menuturkan, pendampingan kepada UMKM dalam program Bank Jateng itu ditargetkan mampu membantu mengentaskan angka kemiskinan yang masih tinggi di 15 kabupaten/kota di provinsi ini.

"Program Mitra 02 untuk permodalan Rp 2 juta/UMK menyediakan total dana Rp 50 miliar, sedangkan Mitra 25 untuk permodalan Rp 25 juta/UMKM saat ini sudah berjalan dan diikuti 784 nasabah dengan penyaluran Rp 15,158 miliar, sedangkan total dana yang kami siapkan Rp 350 miliar,” paparnya.

Kepala Dinkop dan UKM Jateng, Gayatri Indah Cahyani menyatakan, kedua program itu bisa mempermudah akses permodalan bagi UMKM, khususnya yang tidak bankable, sehingga bisa berkembang.

Deputy Executive Vice President Marketing Telkom Regional IV Jateng-DIY, Firdaus Roeswandi menyampaikan, langkah memacu perkembangan UMKM itu seiring dengan upaya Telkom lewat program digitalisasi, terutama terkait dengan pemasaran produknya yang didukung sistem online.

Rektor Unika Soegijapranata, Prof Budi Widianarko menjelaskan, saat ini program Kuliah Kerja Usaha (KKU) Unika masih berlangsung di lingkup Kota Semarang.

Hal itu membuatnya membuka tangan bagi universitas lain untuk ikut megadopsi program KKU agar bisa menjangkau seluruh UMKM di Jateng, sesuai dengan lingkup program Mitra Bank Jateng.

Tautan : http://jateng.tribunnews.com

Kategori: