Unika Soegijapranata Terapkan Model Live In
Rabu, 6 April 2016 | 10:13 WIB

SM 06_04_2016 Unika Terapkan Model live In

SEMARANG – Unika Soegijapranata menggagas program tinggal bersama warga (live in) dengan tujuan berbagi ilmu, mengetahui problematika masyarakat, dan mencarikan pemecahan masalah.

”Program ini diperuntukkan bagi dosen dan tenaga kependidikan. Tak terkecuali dekan, wakil rektor, hingga rektor,” kata Ketua The Soegijapranata
Institut (TSI) yang juga dosen Unika, Teodorus Sudimin, kemarin.

Menjalankan misi pengabdian masyarakat ini, Unika menggandeng TSI. Mereka bekerja sama untuk membantu warga menyelesaikan persoalan
sekaligus melihat realitas yang muncul di tengah masyarakat. ”Namun, pada prinsipnya kami juga belajar dari masyarakat. Jadi, tidak semata-mata
membantu menyelesaikan persoalan, melainkan juga menimba ilmu dari saudara-saudara masyarakat di desa,” ungkapnya didampingi Romo  Yohanes Gunawan, kemarin.

Hidup Sederhana Yohanes Gunawan mengemukakan, program ini dikemas dalam acara refleksi karya 2016. Mereka menjalankan model pengabdian masyarakat terinspirasi dari pernyataan Mgr Albertus Soegijapranata yang berkeinginan hidup sederhana dan bersahaja (ugahari), namun memiliki
kekuatan mandiri.

Kegiatan ini diselenggarakan di kompleks tujuh dusun yang merupakan binaan Lembaga Qaryah Thayyibah di Salatiga. Kalangan kampus akan mendampingi warga di kawasan lereng Gunung Merapi dan Gunung Merbabu.

Ketua Panitia Live In Unika Hotmauli Sidabalok mengatakan, program ini sangat penting bagi civitas academica.

Selain sebagai ladang transfer ilmu juga untuk melihat realitas sesungguhnya di masyarakat.

”Misalnya, ketika masyarakat membutuhkan pemecahan masalah berkenaan dengan perekonomian, kami bantu dengan memfasilitasi bertemu
Fakultas Ekonomika dan Bisnis.

Atau bila berhubungan persoalan hukum, maka kami pertemukan dengan Fakultas Hukum dan lainnya,” imbuh Hotmauli. (H41-37)

Kategori: