Unika Miliki Prodi Profesi Keinsinyuran
Selasa, 19 April 2016 | 16:26 WIB

WWS 18_04_2016 Unika Miliki Prodi Profesi Keinsinyuran

BENDAN DHUWUR – Universitas Katholik (Unika) Soegijapranata menjadi bagian dari 25 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 15 Perguruan Tinggi Swasta (PTS), yang ditunjuk Kemenristek Dikti untuk mendirikan program studi profesi keinsinyuran.

“Profesi keinsinyuran tersebut diharapkan bisa memberikan kompetensi kepada para sarjana teknik berupa sertifikasi dan pengakuan profesi insinyur, seperti halnya profesi dokter, apoteker, notaris, akuntan, dan sebagainya. Menristekdikti Prof Nasir mengatakan program profesi keinsinyuran harus segera diwujudkan di Indonesia untuk mempersiapkan para insinyur di persaingan global, khususnya pada Masyarakat Ekonomi ASEAN yang sudah dimulai,” papar Rektor Unika Soegijapranata Prof Dr Yohanes Budi Widianarko, di kampus Unika Bendan Dhuwur, kemarin.

Nantinya, para insinyur akan melakukan uji kompetensi yang dilakukan oleh organisasi profesi insinyur, yaitu Persatuan Insinyur Indonesia (PII). Para insinyur akan melakukan uji kompetensi muda, madya, dan utama seperti halnya pada profesi lain untuk
mendapatkan sertifitasi yang dapat digunakan pada dunia kerja.

“Kepercayaan dari pemerintah ini merupakan penghargaan sekaligus tanggung jawab, yang harus kita laksanakan dengan sebaik-baiknya. Ini juga tidak lepas dari prestasi Unika Soegijapranata yang masuk dalam 10 besar PTS terbaik se-Indonesia. Untuk itu
kita harus bisa menjalankannya dengan baik, transparan dan akuntable,” tandasnya.

Tantangan
Hal senada juga disampaikan Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Pengembangan, Dr Ridwan Sanjaya. Menurutnya, mandat ini menjadi tantangan Unika Soegijapranata, yang dalam beberapa tahun ini terus mengembangkan diri, seperti penambahan jumlah program studi hingga penjaminan mutu
proses pembelajaran.

“Banyak perguruan tinggi yang mengajukan diri untuk membuka program, namun kami malah diberi mandat dan dipasrahi program ini. selain menjadi tantangan, mandat ini juga menjadi bagian dari pengembangan pergutuan tinggi yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Selain Unika Soegijapranata, terdapat tiga PT lain di Jawa Tengah yang ditunjuk untuk tugas yang sama yaitu Universitas Diponegoro, Universitas Sebelas Maret, dan Universitas Muhammadiyah Surakarta. ■ (WWS 18/04/2016, hal. 18)

Kategori: