Pantang Menyerah dan Lakukan Yang Terbaik
Kamis, 28 April 2016 | 8:58 WIB

Monika RDo your best and let God do the rest” begitulah prinsip hidup yang dipegang oleh wisudawan terbaik Magister Teknologi Pangan Universitas Katolik Soegijapranata yang lulus dengan IPK 3, 88. Pemilik nama lengkap Monika Rahardjo ini lahir di Semarang, 7 Juni 1990 dari pasangan A. Teguh Rahardjo dan Niniek Soelastri. Dari sekian banyak kesibukannya sebagai mahasiswa magister, tidak lupa ia senggangkan waktunya untuk menekuni hobinya yaitu bermain game, travelling, dan membaca novel. Gadis alumnus S-1 Fakultas Teknik Kimia Universitas Katolik Parahyangan memiliki alasan tersendiri memilih Program Magister Teknologi Pangan Universitas Katolik Soegijapranata sebagai tempat menimba ilmu jenjang berikutnya. Hal ini tidak lepas dari usaha orangtuanya yang bergerak di bidang pangan.

Mengambil judul thesis “Peran Bee Pollen dan Sel Termobilisasi pada Sifat Fisikokimiawi, Karakteristik Sensori dan Laju Fermentasi Mead” memiliki cerita tersendiri. Menurutnya, judul thesis yang ia pilih sesuai dengan latar belakang profesi orangtuanya yang bergerak di dunia madu, sehingga bahan baku dapat diperoleh dengan mudah. Selain itu, ia juga melihat selama ini penggunaan madu sebagai bahan minuman hasil fermentasi belum pernah diterapkan di Indonesia. Untuk itu ia memperoleh ide untuk mengangkat tema tentang “Mead” yang merupakan minuman wine berbahan dasar madu.

Saat pengerjaan thesis, banyak kesulitan yang dihadapi antara lain: saat menjalankan proses penelitian di laboratorium, alat yang digunakan tiba-tiba rusak dan harus menunggu selama 6 bulan untuk proses perbaikannya. Hal itulah yang membuatnya cukup frustasi awalnya akan tetapi saat ia diberi masukan oleh para dosen di Magister Teknologi Pangan dengan mengutip kata-kata salah satu dosen bahwa “Pada dasarnya bekal berupa daya juang bagi seseorang sangatlah dibutuhkan sehingga untuk mewujudkannya dibutuhkan semangat dan pantang menyerah”. Melalui cambukan kata-kata tersebut ia dapat bangkit dari rasa frustasi tersebut. Kekosongan waktu tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik dengan memperbaiki proposal thesis dan mempersiapkan bahan yang masih kurang. Untuk itu, ia juga mengucapkan banyak terima kasih kepada para dosen pembimbing thesis yaitu Bu Linda dan Bu Laksmi.

Bagi para mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi, ia memberikan saran untuk memilih judul skripsi yang sesuai dengan bidangnya dan apabila ada kendala dalam prosesnya jangan menyerah anggap saja itu sebagai pengalaman untuk menghadapi babak hidup selanjutnya. Sedangkan bagi para mahasiswa yang sedang menjalani masa kuliah ia memberikan pesan agar fokus dalam belajar karena ilmu yang didapat sekarang pasti akan berguna kelak. (calv)

Kategori: