Guru Besar Unika Paparkan Pengalaman
Senin, 4 April 2016 | 8:43 WIB

WWS 31_03_2016
SEMARANG — Beragam cerita hingga pengalaman dari para guru besar Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata, Semarang, dipaparkan dalam Knowledge Festival yang digelar di Gedung Thomas Aquinas, Jalan Pawiyatan Luhur, Selasa (29/3). Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari tersebut berisi tentang pameran hasil karya pemikiran, dosen, hingga guru besar.

"Kegiatan ini adalah wujud dari hasil peran yang dilakukan oleh Kemenristekdikti yang menempatkan Unika dalam 10 besar perguran tinggi terbaik se Indonesia. Selain itu kita juga masuk dalam 100 besar Universitas terbaik versi pembaca media nasional, kita terbaik setelah Undip," papar ketua panitia, Dr Agustina Sulastri SPsi

Ditambahkannya, untuk menindak lanjuti prestasi tersebut, pihaknya menggagas Knowledge Festival , sebuah kegiatan yang di dalamnya berisi pemaparan hasil-hasil pemikiran guru besar, dosen, hingga mahasiswa Unika terkait penelitian dan pengabdian masyarakat mereka.

"Ada tiga profesor dari Unika akan menceritakan roadmap mereka, selain itu juga ada 40 makalah yang akan dipaparkan oleh para dosen dan dalam seminar knowledge to transform, di hari berikutnya ada juga paparan hasil penelitian hingga pameran karya mahasiswa dari berbagai fakultas yang ada," terangnya lagi.

Standarisasi Pendidikan
Ketiga profesor tersebut adalah Prof Agnes Widanti yang mengkritisi soal standarisasi pendidikan di Indonesia, Prof Purwanto dengan latar belakang program studi arsitektur, dan terakhir Prof An-dreas Lako dengan latar belakang akuntansi sekaligus Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unika.

Rektor Unika Prof Budi Widianarko dalam pemaparannya, menuturkan Peran Universitas dalam Perekonomian Berbasis Ilmu Pengetahuan. "Hakekat universitas sebagai rumah belajar tidak lekang waktu. Dalam konteks kekinian pun, ketika hidup di tengah masyarakat ilmu pengetahuan, kecuali mendukung perekonomianm tiga dari empat tujuan utama universitas menyangkut proses berlajar," terangnya. rix-skh

Kategori: