KNOWLEDGE FESTIVAL “KNOWLEDGE TO TRANSFORM”
Rabu, 30 Maret 2016 | 18:23 WIB

IMG_6243Unika Soegijapranata – Menjadi 10 PTS terbaik se Indonesia berdasarkan pemeringkatan Kemenristek DIKTI menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Unika sekaligus mawas diri dalam mengembangkan bidang keilmuan serta membangkitkan spirit intelektual dikalangan civitas akademika. Untuk itulah diadakan Knowledge Festival pada tanggal 29 – 30 Maret 2016 yang diprakarsai oleh Wakil Rektor I bidang akademik Unika Soegijapranata Dr. Augustina Sulastri, S.Psi., Psi, dengan harapan supaya capaian prestasi Unika bisa dinikmati dan diketahui secara lebih luas oleh civitas akademika.

Knowledge Festival terbagi dalam tiga bentuk utama kegiatan: (1) Etalase Pencapaian tingkat Fakultas atau Knowledge Exhibition; (2) Refleksi Buah Karya dalam bentuk artikel untuk kategori Individual atau Knowledge Seminar; dan (3) Knowledge Entertainment.

Dalam Knowledge Seminar ada empat sesi utama, yaitu: (1) sesi Keynote Speakers, yaitu Prof. Dr. Ir. Budi Widianarko, MSc dengan topik: “Peran Universitas dalam Perekonomian Berbasis Ilmu Pengetahuan” dan Dr. Ir. Paristiyanati N., MT (Direktur Belmawa Kemenristekdikti, Jakarta) dengan topik “Arah dan Kebijakan KEMENRISTEKDIKTI dalam Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)”. Dilanjutkan dengan (2) sesi presentasi hasil karya profesor di UNIKA Soegijapranata yaitu sesi “Meet the Professors”, (3) presentasi para dosen pada sesi “Invited Speakers”  dan (4) diakhiri dengan presentasi para dosen pada sesi tiga (3) kelas paralel – “call for papers”.

Diharapkan melalui Knowledge Festival para civitas dapat mengetahui capaian-capaian Unika terkait pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan ilmu, serta pengabdian pada masyarakat.

Festival itu Perayaan, Bukan Sekedar Acara

Pemilihan nama acara juga menjadi pertimbangan tim panitia karena tujuan awal acara ini diselenggarakan memang mengarah pada  The joy of learning yaitu semangat cinta pada ilmu pengetahuan yang dikemas dengan konsep “festival”. Dalam acara ini semua profesor, dosen dan semua anggota keluarga Unika termasuk mahasiswa ikut merayakan pencapaian Unika menjadi “10 PTS Terbaik” Indonesia dan PTS Terbaik Jawa Tengah – berdasarkan Pemeringkatan Kemenristek DIKTI dan menjadi 100 Universitas Pilihan Pembaca KOMPAS.

Perayaan ini diwujudkan dalam bentuk penampilan karya terbaik dari tiap fakultas dan pendidik-pendidik di Unika. Sehingga spirit belajar dan keilmuan akan terus berkembang dan berkesinambungan.

Tingkatkan Hakikat Tri Dharma Perguruan Tinggi di Universitas

“Menjadi perguruan tinggi tidak hanya mengejar kuantitas saja namun saat ini atau tepatnya mulai tahun 2013 Unika masuk pada “fase pematangan” yaitu masuk ke dalam fase The Real Business. Bisnis yang dimaksud adalah Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni belajar mengajarnya harus bagus, risetnya harus bagus dan pengabdian masyarakatnya tidak asal-asalan ” tegas Prof. Budi.

“Pada dasarnya capaian prestasi yang berhasil diraih oleh Unika seperti yang disebutkan dalam pemeringkatan Kemenristek DIKTI dan pilihan pembaca KOMPAS, sudah cukup membuktikan bahwa pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Unika sudah berjalan dengan baik, namun demikian kita perlu tingkatkan dan terutama sekali perlu diinternalisasi supaya apa saja yang telah dihasilkan dapat kita kumpulkan dan dilihat kembali untuk dievaluasi apakah kita sudah layak untuk sampai ke sana. Oleh karena itu dari Knowledge Festival selama dua hari ini merupakan pembuktiannya” ungkap Dr. Ridwan Sanjaya, SE, S.Kom, MS.IEC sebagai Wakil Rektor IV bidang kerjasama dan pengembangan yang turut menggagas kegiatan Knowledge Festival Unika sejak awal.

Kesempatan Untuk Berakrab Ria

Hal lain, Knowledge Festival menjadi ajang untuk bertemu antar fakultas dan mengetahui perkembangan satu sama lain. Bertatap muka tidak hanya membahas target, akreditasi, kompetensi atau hal-hal berbau goal melainkan justru menampilkan karya dan mengembalikan semangat mendidik sebagai kaum intelektual.

Terlihat dari keramahan dan keceriaan para civitas yang bertemu di ruang Seminar Teater Unika. Dosen senior dan dosen muda tidak lagi ada jurang (gap) yang membuat canggung. Semua fakultas tetap bersatu menjadi satu kesatuan Unika Soegijapranata. (jow)

Kategori: ,