GELIAT SOEPRA FM UNTUK TETAP JAYA MENGUDARA
Selasa, 22 Maret 2016 | 8:44 WIB

Seminar Soepra FM

“Radio tidak akan mati selama telinga tidak tuli, tetapi perusahan radio bisa mati tanpa satu orang pun yang peduli”. Itu lah kalimat yang disampaikan Eqhna Ariani, Dosen Ilmu komunikasi Unika Soegijapranata, untuk mengawali pemaparannya pada seminar “Perubahan Untuk Soepra Fm”. Seminar yang diadakan oleh UKM Soepra Fm ini bertujuan untuk memajukan UKM Radio kebanggaan Unika Soegijapranata dan diselenggarakan pada hari Sabtu (19/3), di ruang seminar, Gedung Mikael lantai 4.

Seminar yang hanya dihadiri oleh  Crew UKM Soepra ini memuat materi bagaimana Radio tetap mempunyai eksistensi yang tinggi ditengah perkembangan pesatnya pertelevisian dan internet. Eqhna menuturkan, pada realitanya persaingan antar media sangat tajam ditambah rolling iklan di radio yang semakin kecil dan jumlah televisi yang lebih banyak dibanding radio, membuat peluang radio menjadi semakin kecil.

Tetapi tidak menutup kemungkinan radio tetap mengudara walaupun kesempatan semakin kecil. “jangan asal ambil iklan” kata Eqhna. Memperbaiki konten program serta selektif dalam memilih iklan supaya ada  keselarasan antara konten program dan iklan adalah salah satu cara agar radio tetap eksis. Menurut Eqhna, setiap konten acara harus direncanakan, diproduksi, dan disaji. Isi dari sajian konten acara harus memuat unsur  edukatif, persuasif, stimulasi dan komunikasi.

Untuk dapat bertahan radio harus ada dukungan  issue financial, inovatif, serta mempertahankan komunitas pendukungnya. “Sekarang radio menjadi bagian yang tidak lepas dari kehidupan kita. Radio saat ini menjadi bagian dari di handphone, laptop, dan mobil  jadi manfaatkanlah.” Tutur Eqhna (DAP)

Kategori: ,