Dosen FBS Unika Semarang Bagi Pengalaman Asiknya Kelola Jurnal
Rabu, 2 Maret 2016 | 12:01 WIB

unika_20160301_145103TRIBUNJATENG, SEMARANG – Salah satu dosen Fakultas Bahasa & Seni (FBS) Unika Soegijapranata yang sekaligus sebagai Editor-in-chief jurnal Celt (Culture, English Language Teaching & Literature) Dr Ekawati Marhaenny Dukut MHum telah diundang untuk menjadi pembicara dalam kegiatan Pelatihan Penulisan Jurnal Ilmiah di Bidang Bahasa & Sastra di Fakultas Bahasa, Universitas Islam Sultan Agung Semarang akhir pekan lalu.

Saat ditanya tentang kegiatan pelatihan tersebut, Dr Ekawati mengungkapkan rasa bangganya, karena telah dapat menularkan pengalamannya dalam menulis artikel jurnal ilmiah maupun mengelola satu-satunya jurnal yang saat ini menyandang status terakreditasi di bidang Bahasa & Sastra se-Jawa Tengah untuk tahun 2014-2019.

Hobby perjurnalan yang telah dilakukannya semenjak menjadi mahasiswa S1 sampai dengan sekarang ini.

“Kunci sukses paling utama untuk menulis maupun mengelola jurnal harus didasarkan pada rasa senang dan mempunyai pemikiran yang kritis untuk selalu mencerdaskan diri demi mencerdaskan bangsa,” ungkap DrEkawati dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/3/2016).

Atas keluhan peserta pelatihan dari Unissula dan beberapa Universitas lainnya di sekitar Semarang dan Jawa Tengah seperti Universitas Muria Kudus, yang menyatakan kesulitan untuk mendapatkan waktu untuk menulis artikel di jurnal, Dr Ekawati menanggapi bahwa sebenarnya kesempatan menulis itu selalu ada hanya saja belum menjadi prioritas utama banyak orang.

Keseharian dosen yang melakukan kegiatan mengajar sebenarnya sudah dapat diolah menjadi sebuah Action Research ataupun program pengabdian masyarakat yang patut di sharing-kan ke masyarakat yang lebih luas melalui penulisan artikel jurnal ilmiah.

“Banyak manfaat yang akan didapat apabila kegiatan menulis artikel jurnal ilmiah ini bisa dijadikan salah satu hobby seseorang. Tidak hanya mendapatkan bonus ilmu pengetahuan tetapi juga bonus untuk dapat naik jabatan dengan lebih cepat selain kesempatan menerima hibah dari Dikti yang jumlahnya puluhan juta rupiah apabila artikel ilmiah yang ditulis dapat diterima di jurnal internasional yang terindeks Scopus,” jelasnya.

Dalam pelatihan ini, Ekawati memberikan beberapa situs web jurnal yang secara khusus menerbitkan artikel jurnal ilmiah dalam bidang ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Kajian Seni yang terindeks scopus di luar negeri maupun dalam negeri yang saat ini menyandang gelar terakreditas nasional. (*)

Tautan : http://jateng.tribunnews.com

Kategori: