SBL 2016 Unika Yang Pertama Adopsi Sistem NBA di Indonesia
Senin, 22 Februari 2016 | 17:11 WIB

kronikSoegijapranata Basketball League (SBL) yang diselenggarakan oleh UKM Basket Unika Soegijapranata telah mencapai puncaknya. Tepatnya pada final hari Jumat dan Sabtu (19-20/02). Dalam partai final, tim putri dari SMA Tri Tunggal berhasil menyabet gelar juara dan berhasil mengalahkan rivalnya, tim putri SMA Terang Bangsa dengan skor pada Final ketiga 50-26 dalam SBL 2016. Pertandingan babak final ini diwarnai dengan pertarungan yang sangat sengit.

“Sebelumnya Tim putri dari SMA Tri tunggal pada final pertama berhasil mengantongi skor 62-40  dan pada final kedua dapat meraih skor 55-54, skor yang cukup tipis, hanya selisih setengah bola saja” ungkap Ketua SBL 2016, Emmanuel Ivan.

Menurut Ketua SBL sekaligus Ketua UKM Basket Unika Emmanuel Ivan, Soegijapranata Basketball League ini menerapkan sistem Three Best Winning yang diadopsi dari sistem milik NBA yakni Seven Best Winning.

Sistem pertandingan yang diberlakukan dalam SBL ini merupakan sistem pertandingan yang baru  pertama kalinya digunakan di Kota Semarang atau bahkan di Indonesia. Ternyata melalui Three Best Winning ini pula yang membuktikan bahwa kemenangan itu tidak berasal dari faktor keberuntungan, namun diperlukan skill yang sangat matang dan  mental yang kuat karena harus menghadapi 3 kali babak final yang pastinya melatih tingkat stress mereka” sambung pria yang akrab disapa Ivan tersebut.

Sementara itu, tim putra SMA Karangturi berhasil mengalahkan SMA Terang Bangsa dengan skor pada final pertama 62-53 dan pada final kedua 56-39. Dengan perolehan ini, SMA Karangturi berhasil menyabet gelar Juara SBL 2016 dan SMA Terang Bangsa di posisi runner up.

Lita Widyo Hastuti, S.Psi., M.Si, selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan mengungkapkan bahwa SBL ini sebagai ajang untuk melatih skill para pemain dan pelatih, mengingat sistem pertandingan di SBL sangat berbeda dengan pertandingan basket yang lain.  Salah satunya dengan menerapkan waktu bersih, sehingga pemain tidak bisa mengulur waktu dengan pelanggaran maupun bola keluar.

Melihat animo dari para peserta yang cukup baik, rencananya kegiatan SBL ini akan diadakan kembali pada tahun depan dengan Jumlah tim yang sama namun pemilihan tim yang lebih selektif. (Ign)

Kategori: ,