Pesan Rektor Unika untuk Mundjirin-Ngesti “Sinkronkan Industri Agrikultur dan Pariwisata”
Kamis, 18 Februari 2016 | 15:37 WIB

TRBJ 18_02_2016 Pesan Rektor Unika Untuk Mudjirin

MASYARAKAT Kabupaten Semarang menunggu gebrakan Bupati. Mundjirin dan Wakil Bupati Ngesti Nugraha setelah dilantik, Rabu (17/2). Lalu sektor apakah yang harus menjadi prioritas ? Rektor Unika Soegijapranata, Prof Budi Widianarko yang berdomisili di Bawen menguraikan tantangan Bupati dan Wakil Bupati Semarang kepada Tribun Jateng.

Berikut uraiannya:

Pada dasarnya urusan kemiskinan dan lingkungan sesuai yang diuraikan Gubernur Jateng saat pelantikan memang menjadi problematika umum. Meski demikian di Kabupaten Semarang, problem konversi lahan menjadi hal yang sangat penting.

Seperti kita ketahui pembangunan industri di Kabupaten Semarang meningkat. Pembangunan jalan tol juga memacu dibukanya jalan lingkar dan bebera jalan baru di Kabupaten Semarang. Satu sisi itu bagus untuk kemajuan infrasktur, namun bila kita cermati ada beberapa lahan pertanian yang hilang.

Kita ambil contoh saja misalnya jalan lingkar Ambarawa. Itu kan menarik para investor lokal untuk membangun tempat usaha atau hunian. Kini sudah bermunculan bangunan di tepi jaIan sekitar lingkar Ambarawa. Sayangnya, hal itu akan menggusur fungsi awal yakni lahan pertanian.

Artinya, Bupati dan Wakil Bupati yang baru harus berkomitmen pada tata ruang yang sudah disepakati. Kalau tidak, ini akan menurunkan salah satu potensi kita, yakni pertanian.

Dengan pembangunan infrastruktur maka potensi industri dan pariwisata terdongkrak. Bawen-Semarang banyak sekali Industri mulai dari tekstil hingga jamu. Di bidang pariwisata kita punya Bandungan, Rawapening yang di sekitarnya banyak objek wisata tumbuh.

Jika penataan tidak dilakukan secara baik maka salah satu potensi bisa jadi tidak maksimal. Kehadiran jalan tol dengan pintu di Bawen harusnya disinkronkan juga dengan wisata di sekitarnya yang bersifat agrikultur seperti Tlogo Plantation, Hortimart, atau Kampung Kopi Banaran.

Produk-produk lokal seperti berbagai kerajinan eceng gondok dari Rawa Pening juga harus menjadi sajian utama atau jualan utama dalam berbagai objek itu. Kami yakin pasangan pemimpin baru ini bisa diharapkan karena sebenarnya Kabupaten Semarang memiliki banyak potensi, tinggal butuh pengelolaan yang balk. (val)

Sumber: Tribun Jateng, , Kamis 18 Februari 2016 hal. 12

Kategori: