International Office Unika Jalin Kerja Sama dengan AMINEF
Rabu, 3 Februari 2016 | 9:36 WIB

_MG_4772International Office (IO) Unika Soegijapranata bekerja sama dengan American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) mengadakan presentasi dan tanya jawab tentang pendidikan di Amerika. AMINEF sendiri ialah yayasan yang didirikan untuk mengatur program-program inti Fulbright dan program beasiswa lain yang didanai oleh pemerintah Amerika Serikat, sehingga apabila kita ingin melanjutkan pendidikan di Amerika, melalui AMINEF kita bisa mendapatkan informasi dan bantuan untuk mencari universitas, dosen, tempat tinggal hingga beasiswa fullbright, tentu saja dengan syarat-syarat yang telah ditentukan seperti skor toefl, GRA, GMAT dan sebagainya.

Acara presentasi ini berlangsung pada hari Kamis (28/1) di Ruang LPPM, Gedung Mikael lantai 4,  dengan menghadirkan pembicara Bapak Muhammad Iqbal sebagai perwakilan AMINEF di Indonesia. “Informasi kegiatan ini memang agak mendadak karena baru tadi malam saya mendapat informasi tentang presentasi ini dari pihak AMINEF dan pagi tadi saya langsung broadcast ke dosen dan mahasiswa. Tapi dengan jumlah peserta sebanyak ini, menurut saya sudah baik.” ujar Dr. Ekawati Marhaenny Dukut, M. Hum., Kepala UPT International Office.

“Presentasi dadakan seperti ini tetap IO yang menampung, karena IO harus segera memberikan informasi tentang pendidikan di luar negeri. Sudah tugas IO untuk menangani pendidikan 2 arah, baik menerima mahasiswa dari luar negeri maupun mengirim mahasiswa, dosen dan karyawan untuk bersekolah di luar negeri,” tandasnya.

Presentasi yang dihadiri lebih dari 30 peserta ini, banyak  memberikan gambaran kepada peserta tentang bagaimana studi di Amerika, mulai dari mahasiswanya, bagaimana beradaptasi di sana, pengalaman sekolah di Amerika, bagaimana cara mendapatkan beasiswa dan lain-lain. Muhamad Iqbal menjelaskan juga ada lima langkah yang harus dipersiapkan apabila ingin studi di Amerika. Pertama adalah memilih universitas yang diinginkan, sebab di Amerika terdapat kurang lebih 4500 universitas. Selanjutnya tentu kita harus menyiapkan secara finansial. Setelah itu melengkapi berkas-berkas, mempersiapkan visa dan mempersiapkan keberangkatan.

“Bersekolah di Amerika memang menarik sekali. Salah satu hal yang menarik ialah kita bisa ambil matakuliah dari fakultas lain.” jelas Muhammad Iqbal. (lic)

Kategori: ,