Unika Siap Hadapi Pra-PON Jateng
Kamis, 14 Januari 2016 | 9:32 WIB

SM 14_01_2016 Unika Siap Hadapi Pra PON Jateng

SEMARANG -Bermodal latihan rutin yang tak terhenti, tim lokal Semarang PS Unika siap menghapi Pra PON Jateng di Lapangan Demon Akmil Magelang, Kamis (14/1) sore. Tim besutan Katno bertekad menyulitkan anak-anak Jateng yang akan tampil Pra-PON di Jabar.

Semangat itu ditunjukkan  dengan jauh-jauh datang dari  Kota Lunpia ke Magelang untuk bertanding. Meski hanya uji coba, laga melawan para pemain terbaik dari Jateng memiliki prestis tersendiri. Karenanya, mereka siap memberikan yang terbaik.

Manajer tim PS Unika, Ferdinand Hindiarto mengatakan, menjalani laga uji coba away bukan hal baru bagi mereka. Tahun lalu, saat tidak ada kompetisi lokal Semarang.

Unika menggelar latih tanding di berbagai kota. Di antaranya bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Persis U-21 dan menang 2-1 melawan Akademi Kas Hartadi.

”Kami akan mengusung kekuatan penuh menghadapi Pra PON Jateng. Namun bukan hasil akhir yang kami cari. Melainkan melihat hasil latihan yang dilakukan. Dengan banyak bertanding juga akan untuk menambah jam terbang dan mengasah mental para pemain,”ujar Mantan General
Manager Tim PSIS itu.

Konstribusi

Unika sendiri ikut berkonstribusi bagi tim Pra PON Jateng. Kiper Unika, Fajar Setya Jaya, kini menjadi salah satu andalan Pra-PON Jateng di bawah mistar gawang. Fajar juga merupakan salah satu penggawa PSIS. Meski usianya masih muda, Fajar tampil apik di bawah mistar gawang.

Uji coba melawan Pra PON Jateng juga menjadi salah satu ajang peraiapan menghadapi copa dan kompetisi lokal Semarang. Setelah dalam beberapa tahun terakhir selalu finis di posisi tiga besar, tahun ini mereka bertekat promosi ke Divisi I. Untuk mewujudkannya, manajemen dan tim pelatih serius
memperaiapkan tim.

”Mudah mudahan kompetisi dan copa lokal Kota Semarang tahun ini dapat diselenggarakan. Bila kembali tidak digelar, kami akan menyelenggarakan turnamen sendiri. Kami tidak ingin sepak bola di Kota Semarang vakum. Harus ada kegiatan karena pemain-pemain muda butuh wadah bertanding, ”tandasnya. (K18, H85-72

Kategori: