Unika Gelar Pelatihan Pajak
Rabu, 27 Januari 2016 | 8:23 WIB

Silvester Firdaus, Rini Hastuti dan Dyah Titisari saat memberi penjelasan pelatihan Pajak dan Investasi (Foto sugeng I)SEMARANG (KRjogja)– Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unika Soegijapranata Semarang menggelar pelatihan perpajakan dan forex trading bagi para siswa SMA/K se-Kota Semarang di Laboratorium Pajak dan Investasi kampus Unika, Selasa (26/01/2016).

Ketua panitia kegiatan Silvester Firdaus  RN didampingi pembina mahasiswa yang juga dosen FEB Paulina Rini Hastuti SE Akt Msi dan Dyah Titisari SE MM kepada pers di kampus setempat di sela-sela pelatihan Selasa (26/1) menyatakan pelatihan ditujukan pada para siswa SMA/K dengan tujuan agar mereka sedari awal bisa memahami masalah perpajakan sehingga kelak saat mereka sudah bekerja, akan menjadi wajib pajak yang taat dan baik.

“Para siswa merupakan calon wajib pajak yang potensial. Kalau dari usia muda mereka sudah tahu dan paham akan perjakan maka diharapkan saat sudah memiliki penghasilan sendiri mereka akan taat dalam perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman pajak yang baik oleh seseorang cenderung meningkatkan kepatuhan pada pembayaran pajak. Kami juga memberi materi forex trading sebagai salah satu cara investasi yang bisa mereka geluti dan seriusi saat mereka sekolah atau kuliah atau bekerja maupun wirausaha. Forex trading merupakan ilmu praktis yang bisa dipakai untuk semua kalangan” ujar Rini Hastuti.

Titisari menyatakan usai menjalani training sehari, para siswa peserta pelatihan selama sebulan masih mendapat pendampingan. Selama sebulan mereka akan melakukan trading dengan pantauan dari tim Unika. Para siswa selama sehari penuh saat pelatihan mendapat pelatihan teori dan praktek di laboratorium.

Kepala Galeri Pasar Modal Unika Soegijapranata yang juga dosen FEB Unika Dr Elizabeth Lucky Maretha menyatakan  di lab para siswa diberi paltihan pasar modal dan pasar berjangka. Mereka dikenalkan pada dunia investasi dan diharapkan mereka mau menjadi investor muda di bidang ini yang kalau digeluti sejak usia awal (SMA misalnya) nantinya 10 sampai 20 tahun ke depan mereka  sangat paham akan dunia pasar modal serta bisa menjadi pemain hebat di bidang tersebut. (Sgi)

sumber : krjogja.com

Kategori: