Kelebihan Aktivitas Sel Neuron Otak Akibatkan Epilepsi
Jumat, 22 Januari 2016 | 13:16 WIB

TRBJ 22_01_2015 kelebihan Aktifitas Sel Neuron Otak Akibatkan EpilepsiSEMARANG – Epilepsi atau kerap disebut penyakit ayan tidak disebabkan oleh bakteri maupun virus. Epilepsi terjadi karena ada aktivitas berlebihan sel neuron di otak. Tubuh pun memunculkan berbagai reaksi, semisal bengong sesaat, kesemutan, gangguan kesadaran, kejang-kejang, dan kontraksi otot.

Masyarakat banyak yang belum mengetahui gejala-gejala epilepsi dan cara penanganannya. Bahkan, ada yang menganggap bahwa epilepsi adalah penyakit menular. "Epilepsi merupakan penyakit saraf kronis dan tidak mengenal jenis kelamin. Epilepsi tidak menular," tegas Marc PH Hendriks dari Radboud University, Nijmegen, Belanda, saat seminar bertema "Epilepsi: Kondisi Neu-ropsikologis dan Pendampingan Psikologis" di Ruang 402, Gedung Antonius, kampus Universitas Katolik Soegijapranata Semarang, belum lama ini.

Marc melanjutkan, dalam proses penanganan epilepsi, perlu pendampingan dari orang-orang terdekat, khususnya untuk menjauhkan benda-benda tajam dari si penderita epilepsi. (val)

Kategori: