GARAP DESA KANDARI DAN NONGKOSAWIT – Unika Terjunkan 67 Mahasiswa KKN
Jumat, 15 Januari 2016 | 8:27 WIB

KR 14_01_2015 Unika Terjunkan 67 Mahasiswa KKN

SEMARANG (KR) – Daerah Kandri dan Nongkosawit Kecamatan Gunungpati, Semarang memiliki potensi dijadikan daerah wisata dalam negeri (lokal) sehingga masyarakat di dua desa tersebut perlu mendapat bantuan pendidikan atau pengetahuan di bidang wisata baik bidang ekonomi, sosial budaya, semi dan lain sebagainya.

Kepada wartawan di Semarang Rabu (13/1) Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang Prof Dr Andreas Lako menyatakan, dengan pernberian bantuan teknis dan ilmu tentang wisata pada masyarakat kedua desa itu maka masyarakat akan bisa memanfaatkan secara optimal keberadaan beberapa objek yang ada di sekitar mereka. Sehingga mereka tidak sekadar menjadi ‘penonton’ ekonomi wisata di daerah mereka sendiri.

"Mereka bisa terlibat langsung, merasa memiliki dan menjaga lingkungan wisata mereka. Pemerintah daerah dan pihak lain perlu memberi bantuan sehingga mereka bisa memanfaatkan potensi di sana," ujar Prof Andreas.

Andreas mengungkapkan, Unika awal pekan ini juga mengirim 67 mahasiswanya melakukan KKN selama hampir sebulan di dua desa tersebut tindakan itu dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali dan meningkatkan usaha wisata di sana supaya makin bergairah dan banyak dikunjungi masyarakat. Beberapa program yang disiapkan oleh mahasiswa di antaranya program kebersihan, program kerajinan tangan, program kesenian, dan beberapa program lain yang arahnya mendukung desa Kandri dan Nongkosawit menjadi objek wisata yang menarik bagi wisatawan lokal atau domestik. (Sgi)-c

Kategori: