Prodi Game Technology Unika Ajak Orang Tua Buat Game Sendiri Untuk Anak
Sabtu, 26 Desember 2015 | 21:59 WIB
http://jateng.tribunnews.com/2015/12/22/prodi-game-technology-unika-ajak-orang-tua-buat-game-sendiri-untuk-anak

Prodi Game Technology Unika Ajak Orang Tua Buat Game Sendiri Untuk Anak

TRIBUNJATENG .COM, SEMARANG – Membuat game bisa dilakukan oleh siapa saja, tidak terkecuali orang tua. Itulah pesan utama yang disampaikan dalam seminar “Mudah Membuat Game sebagai Teman Belajar” yang diselenggarakan oleh Program Studi Game Technology Unika, Senin (21/12/2015) di ruang seminar lantai 2 Gedung Thomas Aquinas UnikaSoegijapranata.

Menghadirkan pembicara Dr. Ridwan Sanjaya, SE, S.Kom, MS.IEC sebagai konsultan IT sekaligus dosen, Aprillia Ratna Christanti dan Michael Satrio Prayogo dari asisten peneliti sekaligus penulis buku pembuatan game.

“Seiring perkembangan jaman terutama di jaman digital ini, Game ternyata banyak diminati oleh berbagai kalangan usia baik muda maupun tua. Tak terkecuali anak-anak yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan berada dalam masa belajar. Oleh karena itu diperlukan pendampingan orang tua dan pendidik dalam mengontrol kebiasaan anak bermain game, terutama karena tidak semua game baik untuk anak-anak atau bersifat mendidik, berawal dari alasan itulah kami mengadakan seminar ini,” terang salah satu panitia, Okky Octavia Ratna Sari kepada Tribun Jateng.

Dr. Ridwan dalam keterangan tertulisnya memaparkan tentang mengapa metode pembelajaran dengan game lebih efektif. “Hampir semua anak sudah mengenal game dan penggunaan gadget bagi anak tidak terhindarkan lagi. Anak akan lebih tertarik jika pembelajaran dikemas menjadi sebuah animasi yang bisa dimainkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ia menyampaikan bahwa peluang dalam membuat game ini sangat besar khususnya jika mempunyai anak yang suka bermain game. Dalam penjelasannya, ia mengemukakan bahwa dengan game edukasi, orang tua bisa mengurangi ketergantungan anak dengan game yang tidak mendidik.

“Setiap orangtua dapat membuatkan game yang sesuai untuk materi pembelajaran anaknya. Bahkan kita juga bisa menghasilkan pendapatan dari iklan-iklan yang dipasang oleh para pengiklan di internet,” pungkas Ridwan. (*)

Sumber : jateng.tribunnews.com

Kategori: