Herbalist Jepang belajar Jamu di Unika
Jumat, 18 Desember 2015 | 14:22 WIB

HerbalistYoshi Sugino, seorang Herbalist berusia 33 tahun asal Ehime, Jepang yang saat ini menjadi salah satu mahasiswa asing Dharmasiswa RI yang studi di Unika Soegijapranata Semarang. Awal ketertarikannya mengikuti program tersebut dikarenakan ia ingin belajar lebih dalam tentang tanaman obat dan jamu di Indonesia.

“Saya ingin menjadi seorang Herbalist yang memiliki pengetahuan lebih tentang tanaman obat dan jamu, kebetulan di Unika ada programnya jadi saya ikut beasiswa Dharmasiswa RI di Unika…” ungkapnya.

Sebelum belajar di Unika, Yoshi, sapaan akrabnya, sempat bekerja di salah satu rumah sakit dan Dinas Kesehatan di Jepang. Ia pun juga pernah bekerja sebagai utusan dari Japan International Coorperation (JICA) di daerah Kab. Bulukumba dan Kab. Takalar Provinsi Sulawesi Selatan selama 3 tahun. Disana Ia bekerja dalam rangka melakukan penelitian program pencegahan penyakit dan kesehatan.

“Jadi ini bukan pertama kalinya saya datang ke Indonesia. Kunjungan pertama saya justru pada tahun 2005, saat saya sedang liburan di Bali. Kemudian saya datang kembali pada tahun 2011 dan tinggal di Sulawesi selama 3 tahun bersama teman – teman dari JICA…” jelas Yoshi

Tentunya dengan pengalamannya pernah tinggal di beberapa daerah di Indonesia, Yoshi banyak belajar tentang kebudayaan, kebiasaan masyarakat dan bahasa yang beragam. Namun, ia mengakui perlu menyesuaikan diri lagi saat berada di kota Semarang karena kebiasaan yang berbeda dengan di Sulawesi.

Tujuan akhirnya setelah menyelesaikan studinya di Unika, Yoshi pun berencana akan mempromosikan tentang jamu dan tanaman obat yang telah dipelajari ke negara asalnya. Ia pun berharap, semoga program Dharmasiswa RI yang ada di Unika semakin lebih baik di kemudian hari. (GS)

Kategori: ,