Dimana Ada Kemauan di Situ Ada Jalan
Selasa, 15 Desember 2015 | 16:05 WIB

SitaFakultas Arsitektur dan Desain mempunyai wisudawan terbaik yang bernama Sita Dhantari pada Bidang Konsentrasi Magister Sains Arsitektur yang bergelar Cumlaude  dengan IP 4,00. Gadis kelahiran Sleman, 27 Oktober 1985 ini mempunyai hobi bermain game dan memodifikasi motor.

Kuliah di Magister Sains Arsitektur Unika Soegijapranata bagi Sita punya kesan tersendiri, karena ia bisa bertemu dengan rekan-rekan seprofesi yang baru dan bisa menjalin relasi dengan banyak orang, selain itu Sita juga dapat belajar dari para dosen senior sehingga ia bisa mempelajari ilmu yang berguna dan dapat diterapkan dalam pekerjaan dan karya -karyanya.

“Dengan mendapatkan kesempatan dan beasiswa untuk bisa kuliah S2 merupakan suatu kebahagiaan dan berkat dari Tuhan, dimana masih ada orang yang mau memberikan kesempatan dan kepercayaan serta perhatian  atas kemampuan saya, sehingga begitu saya mendapat kesempatan kuliah S2, saya berusaha untuk menjalaninya dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan hasil yang maksimal, untuk menunjukkan rasa terima kasih saya untuk mereka” ungkap gadis yang mempunyai motto UBI VOLUNTAS IBI VIA EST ET PERSEVERANTIA FAUSTUM EVENTUM FERET (dimana ada kemauan di situ ada jalan dan ketekunan akan menghasilkan buah yang sedap) – Saint Isidore- .

Dalam tesisnya, Sita memilih judul Inkulturasi Budaya Pada Bangunan Religius Di Candi Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Bantul “  .

Penelitian tesisnya berisi tentang Inkulturasi yang terjadi dalam Bangunan Religius Katolik, dan khususnya adalah Candi Hati Kudus Tuhan Yesus, Ganjuran-Bantul. Dalam Candi Hati Kudus Tuhan Yesus beserta beberapa fasilitas pendukungnya akan dilihat bagian per bagian sesuai dengan prinsip bangunan candi, selanjutnya akan dilihat dari bagian-bagian tersebut, budaya apa saja yang ada dalam proses inkulturasi. Akan diteliti pula Inkulturasi kaitannya dengan aturan-aturan dalam Agama Katolik.

“Saya berharap dengan tesis ini maka  akan ada manfaat yang bisa di ambil untuk kepentingan  masyarakat umum” kata Sita yang ingin bercita-cita ingin menjadi seorang pengajar.

Menurutnya dalam  mengerjakan tesis pasti banyak ilmu baru yang dipelajari. Untuk itu  Ia berusaha membuat penelitian dengan maksimal, tanpa berorientasi semata-mata kepada nilai akhir tetapi sebaliknya meneliti untuk mendapatkan manfaat dan belajar selama proses penelitian.

Dalam rencana ke depan ia ingin berkarya sehingga ilmu yang dia dapatkan selama ini tetap bermanfaat untuk masyarakat luas. Sita juga berpesan untuk mahasiswa/mahasiswi agar kuliah bukan hanya sekedar untuk mendapatkan gelar, tetapi itu cara untuk belajar hidup dan membuka pikiran serta wawasan, tangkas alumnus SMAN 1 Sukorejo.(Adr)

Kategori: ,