Unswagati-Unika Jalin Kerja Sama, Ekonomi Hijau Jadi Perhatian Utama
Senin, 2 November 2015 | 14:59 WIB

DEKAN FE Unswagati, Hj. Ida Rosnida (kiri) didampingi Dekan dan Wadek I FEB Unika Soegijpranata Dr Sentot dan Dr Octavianus didampingi maestro batik H Katura dan Wadek II FE Yudi Mahadianto meninjau lokasi pembuatan batik di Desa Kanci, Kec Mundu, Kab. Cirebon, Kamis (29/10/2015).*CIREBON, (KC) – Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menjalin kerjasama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata Semarang dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya dalam pembelajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat.

Dekan dan Wakil Dekan I FEB Unika Soegijapranata Dr. Sentot dan Dr. Octavianus Digdo Hartomo sempat mendatangi lokasi pengabdian masyarakat pelatihan batik hasil kerjasama FE Unswagati dengan PT Cirebon Electric Power (CEP) di Desa Kanci, Kecamatan Mundu, Kamis (29/10/2015) untuk meninjau produktivitas para perajin batik. Disana keduanya disambut ibu-ibu kelompok pebatik binaan FE Unswagati beserta tenaga ahli Maestro Batik Cirebon H Katura AR.

Dari Unswagati dihadiri Dekan FE Unswagati Ida Rosnida, Wakil Dekan II Yudi, Wakil Dekan 1 FE Siti Noveriyah, Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Siti Khumayah, Kabag Kerja Sama Yuna Mumpuni Rahayu, serta para dosen dan mahasiswa FE Unswagati turut menyaksikan demo pencelupan batik karya ibu-ibu pengrajin batik di Desa Kanci tersebut.

Dalam diskusi tentang hibah penelitian Dikti serta seminar tentang Green Marketing yang digelar di salah satu ruangan di FE Unswagati, Sentot pada kesempatan pertama mengulas tentang tren Green Marketing yang dalam penelitiannya banyak mengkaji isu-isu ekonomi hijau.

“Ekononi hijau berupa produk seperti makanan organik hingga pembungkus makanan seperti plastik ramah lingkungan dimana saat ini masyarakat sudah mulai sadar dengan isu-isu tersebut,” ujarnya.

Penelitian

Sementara Dr Octavianus memaparkan tentang trik-trik dan strategi membuat hibah penelitian Dikti untuk berbagai kategori. “Perlu strategi dalam pembuatan proposal, tim yang baik dalam penelitian hingga pertanggungjawaban sebuah penelitian yang saat ini sudah diawasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” paparnya.

Dekan FE Unswagati, Ida Rosnida menjelaskan, kerjasama antara FE Unswagati dengan FEB Unika Soegijapranata ini selain penelitian dan pengabdian masyarakat bersama juga dalam hal publikasi ilmiah serta pertukaran mahasiswa serta dosen.

“Kami akan terus menjalin kerjasama yang produktif dengan perguruan tinggi lain yang sudah banyak melakukan penelitian dan publikasi internasional,” jelasnya.(C-20)

sumber : www.kabar-cirebon.com

Kategori: