Mahasiswa Fakultas Psikologi Kunjungi Rumah Sakit Jiwa Klaten
Rabu, 25 November 2015 | 18:50 WIB

IMG_20151121_091508Sebagai mahasiswa jurusan psikologi, tentu harus mengerti tugas-tugas profesi psikolog secara nyata sesuai dengan bidang profesinya. Itulah salah satu yang dipelajari oleh para mahasiswa Unika Soegijapranata pada kunjungan kuliah ke Rumah Sakit Jiwa Daerah Dr. RM. Soedjarwadi Klaten, Sabtu (21/11). Kunjungan tersebut diikuti oleh para mahasiswa Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata angkatan 2015 yang terbagi menjadi 2 gelombang.

Pada kunjungan tersebut, para mahasiswa diantar oleh pihak rumah sakit untuk berelasi dan mengenal lebih jauh para pasien gangguan jiwa yang ada di RSJD tersebut. Dengan didampingi oleh para pendamping dari universitas lain yang terlebih dahulu sedang mengadakan penelitian, para mahasiswa Unika bisa mengenal lebih dekat penghuni-penghuni rumah sakit jiwa serta dapat mewawancarai mereka secara langsung. Tentu itu merupakan pengalaman pertama dan tak terlupakan bagi para mahasiswa fakultas psikologi karena bisa terjun langsung dan merasakan menjadi seorang psikolog klinis.

Dalam sesi lain para mahasiswa juga diajak untuk berkeliling dan mengunjungi bangsal-bangsal yang ada di RSJD tersebut. Ada bangsal untuk pasien laki-laki serta perempuan, bangsal untuk pasien yang mengalami gangguan jiwa berat, bangsal untuk pasien yang mengidap ketergantungan narkotik (Napza), bangsal untuk pasien yang sudah tua, dan lain sebagainya. Tentu dari setiap bangsal cara penanganannya berbeda-beda dan diatur sedemikian ketatnya. Dari situ para mahasiswa dapat mempelajari bahwa penanganan pasien gangguan jiwa harus sesuai prosedur dan cara yang berbeda-beda sesuai dengan berat atau macam gangguan jiwanya. Tentu perlu ada perhatian dan integritas yang konsisten demi usaha pelayanan kesehatan jiwa bagi para pasien-pasien tersebut.

“Dengan kegiatan tersebut, kita sebagai mahasiswa psikologi mendapat pengalaman yang luar biasa karena pertama kali bisa berkunjung langsung ke RSJ dan mengenal secara dekat para pasien yang ada. Kita juga bisa lebih tahu tugas dan peranan psikolog yang ada di RSJ,” pungkas Ajie, salah satu mahasiswa Unika Soegijapranata. (Dns)

Kategori: ,