Vespa dari Korek Bekas
Senin, 14 September 2015 | 10:40 WIB

SM 13_09_2015 Vespa dari Korek BekasSlogan ‘’we can we do we recycle’’ yang diusung SEL dalam acara GCC ini dibuktikan dengan hasil karya para peserta dan panitia dalam berbagai bentuk.

Salah satunya vespa dan motor sport dari korek gas bekas. Ide ini berasal dari Ivan Cahya, Meyliana Wijaya, dan Griselda Jelita. Produk yang mereka hasilkan ini bahkan mampu menyedot perhatian peserta lain dan juga dosen yang hadir.

‘’Saya melihat banyak korek gas menumpuk di rumah. Saya berpikir, korek gas itu wujud pemborosan karena kalau isinya habis pasti tempatnya dibuang dan beli baru. Begitu terus. Lalu gagasan membuatnya menjadi sesuatu muncul,’’cerita Griselda.

Mahasiswi Jurusan Akuntasi Angkatan 2014 ini mencoba membongkar korek gas bekas tersebut lalu menyusunnya kembali dan tanpa sengaja jadilah sebuah ‘’vespa’’. Ia lalu mengajak dua temannya untuk terus mengembangkan korek gas bekas tersebut menjadi berbagai bentuk.

‘’Produk ini merupakan wujud keprihatinan sekaligus kecintaan kami pada lingkungan. Barang yang awalnya lolos dari perhatian kini kami ubah menjadi barang unik yang terus diperhatikan,’’ ungkap Ivan Cahya.

Kurang Cinta

Ivan juga mengatakan bahwa sedikitnya rasa cinta dan perhatian masyarakat terhadap lingkungan membuat masyarakat menjadi boros dalam memakai suatu barang. Barang yang seharusnya bisa dipakai berkali-kali menjadi berubah fungsi sebagai barang sekali pakai.

‘’Contoh nyata adalah korek gas bekas ini. Korek gas kan kalau isinya sudah habis bisa diisi lagi tapi kebanyakan orang berpikir beli korek baru lebih murah dan praktis,’’kata mahasiswa Jurusan Manajemen ini.

Kecintaan terhadap lingkungan memang dapat dibuktikan sekaligus dikembangkan melalui berbagai hal. Acara GCC ini hanyalah sebuah gambaran dan contoh kecil dari wujud pengolahan sampah. SEL berjanji akan memberikan inovasi lain dalam pelestarian dan penanaman rasa cinta terhadap lingkungan agar hasilnya lebih maksimal.

‘’Selama ini kami berkiprah dalam seminar tentang lingkungan, menanam mangrove, dan bersih-bersih kampus tiap hari Sabtu. Kami masih terus berpikir untuk menghadirkan cara lain yang lebih menarik,’’ kata Robby.

Robby dan kawan-kawannya berharap cara yang mereka upayakan selama ini dapat menuai hasil yang sepadan dengan perjuangan mereka selama ini. Mereka juga ingin kecintaan masyarakat terhadap lingkungan dapat terus dipupuk lebih-lebih dengan dukungan SEL. (62)

Ratna Setianik

sumber : berita.suaramerdeka.com

berita lainnya : keseruan mendaur ulang sampah

Kategori:

One Response to “Vespa dari Korek Bekas”

  1. […] Baca Kelanjutannya ……. Vespa dari Korek Bekas […]