Melisa Dwi Yanti – Ditolak 5 perusahaan tetap optimis
Rabu, 2 September 2015 | 13:44 WIB

Melisaeorang mahasiswi FEB jurusan Akuntansi berhasil mendapat gelar cumlaude dengan memperoleh IP tertinggi yaitu 3, 71. Ya, mahasiswi bernama lengkap Melisa Dwi Yanti ini, mempunyai hobi yaitu menonton film, baca buku, dan jalan-jalan. Meski berprestasi, gadis yang akrab di sapa Melisa ini mempunyai pengalaman pahit semasa kuliahnya, “waktu itu saya mengerjakan suatu tugas kelompok, namun ada satu teman saya yang tidak suka dengan hasil kerja kami, dan sempat ada perbedaan argument dengan dia, setelah itu waktu hari pengumpulan hasil kerja kami malah dibuang, alhasil nilai yang kami dapatkan jelek” kata gadis kelahiran Pekalongan, 6 Maret 1994 dengan tertawa. Namun Melisa selalu optimis dan tidak akan pernah menyerah dalam menyelesaikan studinya di Unika Soegijapranata, tentunya dengan dukungan teman, dosen, terutama orang tua.

Melisa mengerjakan skripsi dengan judul “Analisis Pengaruh Konsentrasi Kepemilikan Ukuran Pemisahan Leverage Kualitas Auditor External Komposisi Aktiva Lancar dan Regulasi Penerapan Corporate, terhadap Kualitas Corporate Governance”. Skripsi tersebut berisikan tentang tata kelola perusahaan dalam kepemilikan saham. Dalam mengerjakan skripsi ini, Melisa pernah mengalami kesulitan, sehingga Melisa hampir menyerah karena telat mengumpulkan, dan jadwal bertemu dengan dosen kadangkala tidak cocok. Selain itu, dalam membuat penelitian di perusahaan Melisa ditolak oleh 5 perusahaan, dan akhirnya dalam membuat penelitian, Melisa menggunakan jurnal. Manfaat skripsi ini untuk mengetahui faktor-faktor dalam mengelola perusahaan, guna dapat meningkatkan kualitas perusahaan tersebut.

“Unika memang banyak menghasilkan mahasiswa-mahasiswa yang berkualitas, selain kental akan semangat integritasnya juga banyak teman yang sejalan dalam berpikir”, ungkap Melisa yang mempunyai motto Tuhan tidak pernah terlambat dan selalu tepat.  (andra)

Kategori: ,