MAHAKARYA WARGA UNIKA SOEGIJAPRANATA “SOERATS”
Kamis, 10 September 2015 | 9:09 WIB

soerats

INDONESIA!!!!….Sebagai kaum muda dengan bangga kita mampu bersorak untuk negara tercinta kita yang kaya akan seni dan budaya. Namun seiring berkembangnya zaman di era globalisasi seperti sekarang ini, anak muda sering terlena dengan tawaran menarik yang memudahkan dalam berbagai hal. Kaum muda semakin disibukkan dengan aktivitas yang condong pada budaya luar, yang kini membuat anak muda tak lagi mengenal seni dan budaya di Indonesia, sehingga tidak lagi muncul kebanggaan sebagai warga negara Indonesia.

Berangkat dari keprihatinan tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Katolik Soegijapranata Semarang pada 25 September 2015 tepatnya hari sabtu, menggelar acara yang dikemas dengan unsur kebudayaan dan seni negara Indonesia. Acara yang sukses dengan nama “SOERATS” menampilkan mahakarya warga universitas dalam tema “Seni Budaya Nusantara”. “Dengan maksud ingin mengangkat kembali nilai budaya dan kesenian yang kini sering diabaikan oleh anak muda, untuk itulah acara ini dapat bermanfaat sebagi pengenalan kembali budaya pada anak muda.”ujar Arif Gunarso, ketua BEMU.

Acara yang berlangsung di area parkir mobil ini berlangsung sangat meriah, karena sebagai ajang welcome party bagi mahasiswa 2015 dan juga mahasiswa 2014, karena tidak diadakannya acara ini di tahun 2014.  Selain itu, juga karena keistimewaan dari lokasi parkir mobil ini, disamping luasnya area, pemandangan yang disajikan di lokasi ini, tidak kalah menarik, sehingga menyedot banyak perhatian penonton.

Mahakarya terakhir dari BEMU periode 2014-2015, mempersembahkan sesuatu yang luar biasa istimewa, khususnya bagi mahasiswa Unika. Acara yang berlangsung pada pukul 12.00 hingga 21.30, benar-benar menampilkan sesuatu yang tidak biasa dan bisa dikatakan membuat greget seluruh penonton dan panitia. Semua itu diwujudkan dalam penampilan UKM, pra UKM warga Unika yang khas dengan pernak-pernik adat dan budaya Indonesia. UKM Psikoplak dari fakultas psikologi dengan alat perkusinya yang terbuat dari barang bekas, Dance dari fakultas Sastra dengan pakaian adatnya yang menambah keanggunan penarinya. Tidak hanya berhenti sampai disitu saja. Penampilaan para anak band juga berhasil menyedot perhatian penonton, seperti DanurN’Friends, TP Kustik, Psikovoice, WSM Akustik, Flakustik, dan Gratia Voice. Semua itu adalah wadah dari karya-karya kreatif anak Unika yang terus bersinergi dalam melestarikan kesenian dan meningkatkan kreatifitas sumber daya manusianya.

Rangkaian acara diakhiri oleh band yang terkenal di Semarang dan menjadi idola kaum muda, yaitu “Aljabar” sebagai guest star dengan penampilannya yang atraktif mampu menyedot penonton untuk ikut hanyut dalam suasana kemariahan.

Acara dengan corak budaya dan seni ini tidak hanya mendapat respon positif dari mahasiswa, tetapi juga dari Ibu Lita selaku Wakil Rektor 3 di Unika Soegijaparanata. “Acara ini sangat unik, karena semua bersumber dari kita dan untuk kita. Seperti layaknya jeruk makan jeruk, tapi jeruknya amat manis. Saya sangat mengapresiasi acara ini, dan seluruh kerja keras panitia. Top bagi kita semua.” Ungkap Bu Lita. (Telis)

Kategori: ,