Geliat Pencipta Game di Kota Semarang (2)
Selasa, 8 September 2015 | 14:20 WIB

TBJ 8-9-2015 games-food-titan

TRIBUNJATENG .COM — Unika Soegijapranata adalah salah satu kampus di Semarang yang telah melahirkan banyak pencipta game. Ratusan orang mengunduh karya-karya para mahasiswa itu.

Dua mahasiswa Game Technology Unika, Imanuel Andro dan Aprilia Ratna, mengaku bangga karena banyak orang mengapresiasi hasil jerih payah mereka. Keduanya tergabung dalam kelompok pembuat game berjudul Food Titan.

"Sama dengan yang lain game kami juga memiliki sisi edukasi untuk mengajarkan kepada anak-anak pentingnya menjaga kesehatan gigi," jelas Aprilia.

Ketika dilihat di Google Playstore sudah ada ratusan pengunduh gamenya.

Ia menjelaskan sebenarnya ada banyak pembuat game yang lebih hebat di Unika, namun tidak semua mau memublikasikan sekarang.

"Mungkin memang mereka belum mau atau masih dikonsumsi sendiri," imbuh mahasiswa Unika lainnya, Okky Oktavia.

Gadis peraih beasiswa tersebut juga pernah membuat game berjudul Berkah Ramadan.

Mahasiswa Unika lainnya bahkan sempat mendapat hadiah Rp 10 Juta karena gamenya yang berjudul Jiwan berhasil meraih penghargaan Platinum Winner dari BestAppsID yang diselenggarakan di Bandung pada tahun 2014.

Adalah Irse Bagaskara bersama dua rekan lainnya, Gilang Pratama dan Wahyu Febrianto menciptakan game petualangan tersebut.

“Game ini bermaksud mengenalkan kepada anak-anak Indonesia mengenai budaya. Banyak game di playstore tapi belum ada yang mengenalkan budaya sendiri,” kata Irse, yang kini ketagihan membuat game-game baru.

Dosen Game Tech Unika Soegijapranata, Erdhi Widyanto Nugroho, mengatakan kampusnya memang terobsesi menjadi pusat game kelas dunia. Karena itu semua mahasiswa Game Tech diwajibkan untuk membuat game edukasi yang berbasis Android.

"Kami pilih Android karena di Indonesia mayoritas masyarakat menggunakan sistem operasi ini, sehingga harapannya game mahasiswa-mahasiswi kami bisa dinikmati banyak kalangan," jelas Erdhi.

Ia bercita-cita kampusnya kelak menjadi pengembang game layaknya Gameloft atau EA Sport. "Membuat game memang menjadi kegiatan wajib bagi mahasiswa, sehingga di semester depan akan ada game-game baru lagi yang akan diciptakan oleh mahasiswa Game Tech," paparnya. (*)

sumber : jateng.tribunnews.com

Kategori: