Fahrian – Tidak menyerah meski ulangi tugas akhir
Selasa, 25 Agustus 2015 | 10:56 WIB

fahrianFahrian yang biasa disapa Bondan ini merupakan wisudawan terbaik dari Fakultas Teknik Program Studi Teknik Sipil dengan IPK 3,5. Pria kelahiran Koba, 10 Juni 1992 selain berkuliah juga aktif di beberapa organisasi seperti Pengurus BEMF Teknik Sipil periode 2010-2011 sebagai Tim HUMAS, Ketua BEMF Teknik Sipil Periode 2011-2012, Pengurus BEMU priode 2012-2013 sebagai Divisi Pemberdayaan SDM, Ketua Panitia LKTL priode 2012-2013 dan Anggota Resimen Mahasiswa.

Kuliah yang kurang lebih selama 5 tahun ini memberikan banyak pengalaman, ilmu baru yang berkaitan dengan program studi Teknik Sipil, juga mendapat banyak teman baru yang memotivasinya untuk terus berjuang menyelesaikan studi. Selama mengikuti organisasi anak pasangan dari Ardewi dan  Zubaida, pernah meraih beberapa prestasi yaitu  Juara I futsal Fakultas Teknik Unika Soegijapranata dan Juara 1 basket 3 on 3 Fakultas Teknik Unika Soegijapranata.

Penggemar olahraga, travelling dan menonton film ini, memilih “Kajian Feeder BRT Koridor II (Sisemut-Terboyo) Wilayah Tembalang dan Sekaran” sebagai judul Tugas Akhirnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi penggunaan layanan angkutan Feeder BRT Koridor II (Sisemut-Terboyo) Wilayah Tembalang dan Sekaran.

Alumni dari SMA Nasima Semarang ini bercerita suka duka yang dialaminya selama mengerjakan TA. Pada saat pengerjaan Tugas Akhir ia beserta rekannya mengalami kendala dimana mereka harus mengganti konsep Tugas Akhir dari perencanaan gedung menjadi penelitian transportasi. Hal ini terjadi karena mereka mendapat kabar untuk Program Studi Teknik Sipil tidak diperbolehkan lagi mengambil tugas akhir perencanaan. Dengan adanya kabar tersebut mereka mengambil keputusan untuk mengulang Tugas Akhir dari awal, sehingga banyak waktu yang terbuang. Selain hal ini selama proses pengerjaan Tugas Akhir mereka sedikit mengalami kendala dalam membagi waktu dan mencocokkan waktu dengan rekan satu tim dikarenakan ia dan rekannya sama-sama bekerja. Sedangkan hal yang menyenangkan adalah ketika pengerjaan Tugas Akhir berhasil diselesaikan.

Meski demikian Bondan berharap dengan apa yang ditelitinya dapat diaplikasikan di masyarakat dikarenakan dengan adanya angkutan feeder dapat memudahkan masyarakat menggunakan jasa angkutan umum BRT. Saat ini banyak masyarakat tidak berminat menggunakan angkutan umum BRT disebabkan akses untuk menuju tempat pemberhentian belum maksimal, layanan yang ada masih terbatas, serta fasilitas angkutan yang  belum maksimal. Harapannya, angkutan feeder dengan fasilitas, service yang baik dan tarif yang murah masyarakat mau menggunakan angkutan umum sehingga kemacetan yang terjadi di Indonesia khususnya di Semarang yang menjadi PR kita semua bisa berkurang.

Setelah lulus dari Unika ini Bondan berencana untuk menambah ilmu teknik sipil khususnya ilmu ynag berkaitan dengan lapangan dan saat ini Bondan bekerja di PT. M3S menyelesaikan proyek pembangunan gedung mall dan hotel. (Molly)

Kategori: ,