ASEACCU Di Mata Mahasiswa
Kamis, 27 Agustus 2015 | 10:26 WIB

Sebuah kebanggaan bagi Unika Soegijapranata karena menjadi tuan rumah (host) dari berlangsungnya ASEACCU (Association of Southeast and East Asia Catholic Colleges and Universities) yang ke-23 pada 27-29 Agustus 2015. Dipilihnya Unika Soegijapranata di kota Semarang juga sesuai dengan tema Religious Inclusiveness yaitu hubungan baik antar umat beragama dimana di dalam Unika sendiri juga terdapat banyak keberagaman budaya dan agama. Begitu pula ungkapan beberapa mahasiswa mengenai ASEACCU,

Mevitama Shindi (Mahasiswi Jurusan Hlmu Hukum)

Adalah sebuah keuntungan bila Unika dipilih menjadi tuan rumah, berarti Unika menjadi pusat dari seluruh kegiatan ini, menjadi kesukaan tersendiri dapat melihat wajah asing mahasiswa luar negeri yang berkeliling di kampus ini. Selain membawa suasana baru, tentunnya dengan adanya ASEACCU ini Unika akan makin dikenal dan memperluas jaringan relasi serta memiliki nama baik di Jawa Tengah.

Clara Reta Dea dan Windya Arga Riyan (Mahasiswi Program Studi Perpajakan)

(kiri) Windya- DeaSelain mengapresiasi acara ini, Dea dan Windya juga bangga menjadi bagian dari Unika. Dengan adanya ASEACCU ini mampu mempererat “tali” hubungan antar universitas katolik di berbagai negara. Antar universitas juga dapat saling belajar dan juga menyerap ilmu-ilmu baru yang positif sehingga berdampak pula bagi para mahasiswa pun dalam meng-upgrade kualitasnya. Sudah saatnya untuk Unika membagikan apa yang dimiliki melalui acara ini sehingga kedepannya banyak orang yang berminat untuk bergabung dengan Unika.

Agustinus Caturwahyu Kurniawan dan Simon Masnivit ( Mahasiswa baru Fakultas Psikologi)

(kiri) Agus-SimonSebagai mahasiswa baru, Agus dan Simon juga merasa bangga dengan adanya Unika menjadi tuan rumah bagi ASEACCU yang ke-23 ini. Selain menambah wawasan dan relasi, acara ini juga berdampak pada kualitas pembelajaran dalam segi dosen pengajar, akreditasi dan materi perkuliahan. Agus dan Simon merasa puas dengan memilih Unika sebagai universitas swasta yang sebenarnya menjadi pilihan kedua, namun setelah bergabung ternyata banyak kejutan yang membekali kedua mahasiswa ini untuk menjalani 4 tahun kedepan dengan semangat.

Selain mahasiswa adapula pendapat dari Staff Internasional Office, Kristina Yuliani yang akrab disapa Mbak Yuli yang bersentuhan langsung dengan acara ini. Menurutnya dengan adanya acara ini akan membuka [intu kegiatan internasional yang lebih banyak kedepannya. (jow)

Kategori: ,