18,3 Km untuk Dana Kuliah Adik Kelas
Minggu, 30 Agustus 2015 | 7:44 WIB

SEMARANG – Alumni Fakultas Psikologi Universitas Katolik (Unika) Soegijaparanata, Siswanto menempuh 18,3 kilometer dengan berlari. Diawali dari Alun-alun Bung Karno, Ungaran Kabupaten Semarang melintasi jalus Sekaran, Gunungpati dan berakhir di Fakultas Psikologi Unika. Lari itu dilakukan untuk mendapat donasi yang akan disalurkan untuk biaya kuliah adik kelas. “Ini berawal dari rasa prihatin ada beberapa mahasiswa yang kesulitan membiayai kuliah. Sementara, belum ada wadah alumni yang bergeral untuk membantu.

Karena itu Keluarga Alumni Psikologi Unika berinisiatif untuk mengadakan acara ini,” kata Siswanto, alumni Psikologi Unika 1990 yang juga mengajar di fakultas tersebut. Ia disertai Agnes Galih (Psikologi Unika 1995), Pipit Diyah (Psikologi Unika 1999) dan Lucia Trisni (Psikologi Unika 1989 yang juga dosen Psikologi Unika). Tiga pelari tersebut menggantikan Siswanto pada tiga kilometer menjelang garis finish. Lari itu diberi tajuk “Run for Charity – Dana Kuliah Adik Kelas. Run for charity di Semarang merupakan pembuka acara yang sama di tiga lokasi berbeda yang digelar serentak. Yakni pada 30 Agustus 2015 pukul 06.00. Andre Hapsoro (Psikologi Unika 1996) di Jakarta berlari menempuh 21 km, Yoke Yuliana (Psikologi Unika 1996) menempuh 42 km di Bali dan Nino (Psikologi Unika 1992) menempuh 15 km di Bandung. Donasi Donasi yang mereka dapatkan dari donatur adalah Rp 10 ribu per kilometer yang ditempuh. Donasi yang terkumpul itulah yang akan digunakan untuk membantu adik kelas yang kesulitan uang kuliah. Donasi nantinya dilekola oleh organisasi alumni Psikologi Unika Soegijapranata. “Saya merasa senang sebagai kakak angkatan bisa menolong adik angkatan agar bisa melanjutkan kuliahnya”, demikian Siswanto.

Berangkat dari garis start pukul 07.30 dan mencapai garis finish pukul 10.00, Siswanto disambut dengan pengalungan bunga kepada pelari oleh Dekan Fakultas Psikologi Unika Soegijapranata Dr Margaretha Sih Setija Utami, didampingi mahasiswa, Senat dan Badan Eksekutif Mahasiswa. Koordinator lapangan, Leo P Yusup mengatakan Run for Charity merupakan salah satu kegiatan penggalangan dana alumni yang diharapkan bisa berkembang menjadi lembaga beasiswa. Juga diharapkan mendorong gerakan yang sama dari ikatan alumni fakultas lainnya. “Ini adalah jawaban atas masa lalu yang telah lewat dimana belum ada beasiswa dari alumni,” kata Leo. (H89-50)

sumber : berita.suaramerdeka.com

Kategori: ,