Pacu Mobilitas Dosen dan Mahasiswa, Unika Gandeng Unical Italia
Senin, 13 Juli 2015 | 14:27 WIB

Bendan Dhuwur-kopertis6. or.id – Rektor UNIKA Soegijapranata, Prof. Dr. Y. Budi Widianarko dan Rektor Universitas Calabria (UNICAL), Italia Prof. Dr. Gino Mirocle Crisci, pada 17 Juni 2015 menandatangani naskah kerjasama pendidikan dan ilmiah antara kedua lembaga tersebut.

UNICAL merupakan salah satu universitas negeri di Italia yang berada di region Calabria, Italia Selatan. Yang khas dari UNICAL,  keberadaannya dalam satu kampus seluas 200 hektar. Hal ini menempatkan UNICAL satu-satunya universitas di Italia yang berwujud kampus. Sepanjang sejarah kerjasama internasional UNICAL selama ini, UNIKA Soegijapranata adalah perguruan tinggi Indonesia pertama yang menjadi mitranya.

Fokus kerjasama berupa mobilitas (pertukaran) dosen dan mahasiswa. Dosen dari UNIKA akan mendapat kesempatan  menjadi visiting scholar di UNICAL dan sebaliknya. Begitu pula mahasiswa kedua universitas  berpeluang  menjadi exchanged student. Selain mobilitas dosen dan mahasiswa, kerjasama tersebut akan diarahkan pada penelitian kolaboratif di sejumlah bidang kajian unggulan kedua universitas, antara lain: psikologi, pangan-nutrisi, arsitektur, teknik sipil, informatika, bisnis, hukum dan komunikasi.

Menurut Budi Widianarko, bagi UNIKA kerjasama ini sangat strategis untuk memperkuat basis jaringan universitasnya di Eropa. “Karena faktor kesejarahan dan jaringan perorangan, selama ini kemitraan UNIKA di Eropa lebih terfokus pada universitas-universitas di Negeri Belanda.”katanya.

Ia berharap, dari kerjasama ini  spektrum akademik di UNIKA menjadi lebih multipolar sesuai dengan tuntutan globalisasi saat ini. Selain itu, UNIKA memang didorong untuk bermitra setara dengan universitas-universitas di negara yang memiliki tradisi pendidikan tinggi yang panjang, demi mewujudkan peningkatan mutu dan reputasi ilmiah yang alami.

“Peningkatan mutu serta reputasi pendidikan dan riset perguruan tinggi Indonesia tidak bisa begitu saja “jatuh dari langit”, melainkan harus digapai melalui kerja keras yang mengacu pada perkembangan terkini (state of the art) di masing-masing bidang ilmu. Dalam konteks inilah kerjasama UNIKA dengan universitas-universitas di Eropa tidak terelakkan.” tandasnya.

sumber : kopertis6.or.id/25 Juni 2015

Kategori: