Unika-PT di Italia, Tandatangani MOU
Selasa, 23 Juni 2015 | 7:50 WIB

Rektor UNIKA (Prof. Y. Budi Widianarko)  bersama Rektor UNICAL (Prof. Gino Mirpocle Crisci) dan Manajer Kerjasama Internasional UNICAL (Dr. Gianpero Barbuto) seusai penandatanganan naskah kerjasama

SEMARANG (KRjogja .com)– Rektor Unika Soegijapranata Semarang Prof Dr Y Budi Widianarko Msc dan Rektor Universitas Calabria (Unical) Italia Prof Dr Gino Mirocle Crisci menandatangani naskah kerjasama (MOU) pendidikan dan ilmiah antara kedua lembaga tersebut.

Humas Unika Yuwono Agus kepada pers di Semarang mengatakan, Unical adalah salah satu universitas negeri di Italia yang berada di region Calabria, Italia Selatan. MOU ditandatangani 17 Juni 2015 lalu. Yang khas dari Unical adalah keberadaannya dalam satu kampus seluas 200 hektar sehingga  menempatkan Unical satu-satunya universitas di Italia yang berwujud kampus.

Sepanjang sejarah kerjasama internasional Unical selama ini, Unika Soegijapranata adalah perguruan tinggi Indonesia pertama yang menjadi mitranya.

“Fokus kerjasama Unical dan Unika adalah mobilitas (pertukaran) dosen dan mahasiswa. Dosen Unika akan mendapat kesempatan menjadi visiting scholar di Unical dan sebaliknya. Begitu pula mahasiswa kedua universitas itu berpeluang untuk menjadi exchanged student. Selain mobilitas dosen dan mahasiswa kerja sama tersebut akan diarahkan pada penelitian kolaboratif di sejumlah bidang kajian unggulan kedua universitas, antara lain psikologi, pangan-nutrisi, arsitektur, teknik sipil, informatika, bisnis, hukum dan komunikasi” ujar Yuwono Agus, Senin (22/06/2015).

Sedangkan menurut Prof Budi Widianarko, bagi Unika kerjasama dengan Unical sangat strategis untuk memperkuat basis jaringan universitasnya di Eropa. Karena faktor kesejarahan dan jaringan perorangan, selama ini kemitraan Unika di Eropa lebih terfokus pada universitas-universitas di Belanda. Budi Widianarko mengharapkan dengan adanya kerjasama dengan universitas di Italia ini spektrum akademik di Unika menjadi lebih multipolar sesuai dengan tuntutan globalisasi saat ini. Selain itu, Unika didorong bermitra setara dengan universitas-universitas di negara yang memiliki tradisi pendidikan tinggi yang panjang demi mewujudkan peningkatan mutu dan reputasi ilmiah yang alami.

Budi Widianarko menegaskan, dalam pandangannya peningkatan mutu serta reputasi pendidikan dan riset perguruan tinggi Indonesia tidak bisa begitu saja “jatuh dari langit” melainkan harus digapai melalui kerja keras yang mengacu pada perkembangan terkini (state of the art) di masing-masing bidang ilmu. Dalam konteks inilah kerjasama Unika dengan universitas-universitas di Eropa tidak terelakkan. (Sgi)

sumber : krjogja.com

Kategori: