Ujian bagi Calon Student of the Year
Selasa, 16 Juni 2015 | 12:23 WIB
Calon SOTY 2015 ketika melakukan action di Pasar Bandungan

Calon SOTY 2015 ketika melakukan action di Pasar Bandungan

Unika Soegijapranata menargetkan mahasiswanya bertumbuh menjadi pribadi yang utuh, baik dari aspek profesional keilmuan maupun kepribadian. Hal ini memang disyaratkan oleh konstitusi apostolik tentang universitas katolik.

“Cita-cita yang idealis ini perlu untuk diukur apakah sudah tercapai atau belum. Maka universitas mengadakan program Student of the Year (SOTY) ini,”tutur Lita Widyohastuti, wakil rektor (WR) III.

Ia juga menambahkan bahwa inti dari program ini adalah media untuk mengevaluasi proses pendidikan yang telah dilakukan kepada mahasiswa. Program ini juga merupakan ajang untuk memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang dinilai telah mencapai keunggulan yang utuh.

Program ini merupakan program tahunan. Namun ada yang berbeda dalam SOTY tahun ini. “Persyaratan untuk dapat mengikuti ajang ini kami kembangkan. Yang dulunya perwakilan program studi, tahun ini setiap fakultas mengirimkan dua wakil. Dua wakil itu ialah satu dari angkatan 2012 dan satu mahasiswa lagi dari angkatan 2013,” imbuh dosen Fakultas Psikologi ini ketika diwawancara wartawan Kronik, Jumat (29/05) di Wisma Angela Patrick Bandungan.

Lalui Tiga Tahap Seleksi

Hingga berita ini diturunkan, calon peraih gelar Student of the Year telah melewati dua tahap seleksi. Tahapan yang sudah dilewati ialah tahap seleksi naskah dan bukti fisik, serta seleksi melalui karantina. Dari dua proses seleksi itu tersisa tujuh mahasiswa. Mereka adalah Setya Tantra Nur B. (FAD), Lorentia Santoso (FTP), Pouw Ivan Jaya M. W (FEB), Kinanti Widyaningsih (FPsi), Monica Christiana W. (FPsi), Ong, Cindy Corazon C. (FTP) dan Yonetha Putri Tantowijaya (FBS).

Mereka telah diuji melalui 5 aspek penilaian. Kelima aspek yang dinilai ialah kegiatan ekstra & intra kampus, karya tulis, kemampuan berbahasa Inggris, kepribadian serta wawasan. Penguji untuk kelima aspek ini dilakukan oleh dosen-dosen dari berbagai disiplin ilmu. Pada tahap seleksi naskah dan bukti fisik serta tahap karantina, ada 6 juri yang menilai, yaitu Octanianus Digdo H, Angelika Riyandari, V Kristina Ananingsih, Ferdinand Hindiarto, Cicilia Tanti Utami dan Agustinus Eko S.

Ketujuh mahasiswa ini nantinya juga akan diuji publik. Sedianya uji publik akan diselenggarakan Kamis, 18 Juni 2015 di Ruang Theatre gedung Thomas Aquinas. Ada tiga dosen juga yang akan menilai, yaitu Ridwan Sanjaya, Rudyanto Soesilo, Benediktus Danang Setianto atau yang karib disapa Benny. Para mahasiswa dan semua pihak yang ingin menyaksikan diundang untuk terlibat dalam uji publik ini. (TeoDomina)

Kategori: , , ,