Menilik Proses Pembuatan Susu Pasteurisasi Rawaseneng
Selasa, 23 Juni 2015 | 6:20 WIB

IMG_20150614_131957

Letaknya di Temanggung serta memiliki Proses pengolahan susu pasteurisasi, tempat ini bagi sebagian orang disebut sebagai Peternakan Sapi Perah Rawaseneng, Temanggung. FTP (Fakultas Teknologi Pertanian) sebagai salah satu fakultas yang bergerak di bidang pangan berkesempatan untuk mengunjungi pabrik yang juga dimiliki oleh Pastur-Pastur Ordo Trappist (OCSO), Rawaseneng tersebut.

Kunjungan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 14 Juni 2015. Kunjungan ini dihadiri oleh Mahasiswa Fakutas Teknologi Pertanian yang mengambil Mata kuliah Teknologi Pengolahan Susu. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan kepada mahasiswa mengenai proses pengolahan susu segar dengan metode pasteurisasi.

Sebelum diajak berkeliling untuk melihat proses pengolahan Susu, Mahasiswa mengikuti Perayaan Ekaristi di Kapel Pertapaan Santa Maria Rawaseneng, Temanggung. Proses Pengolahan Susu Segar Di Peternakan Sapi Perah Rawaseneng, Temanggung ini menggunakan metode pasteurisasi. “Metode pasteurisasi ini merupakan salah satu proses pengolahan susu dibawah suhu 1000 C. Metode ini bertujuan untuk mematikan bakteri pathogen pada susu. Susu yang segar dipasteurisasi dahulu kemudian akan memasuki tahap pengemasan” tutur Fr.Valentinus Samardi, OCSO mengenai proses pengolahan susu tersebut.

Proses Pengolahan Susu segar di Peternakan Sapi Perah ini sangat diperhatikan. Dimulai dari kebersihan kandang hingga proses pengemasan yang Steril dan bebas dari beragam kontaminasi dari luar. “Untuk proses pengolahan susu yang dilakukan, biasanya sehari sekitar 150 L untuk diproses lebih lanjut” imbuh Fr. Valentinus Samardi, OCSO . "Setelah diambil sebanyak 150 L maka dilakukukan proses pengolahan Secara pasteurisasi secara aseptis (bersih)" imbuh Fr.Valentinus Samardi, OCSO (WL).

Kategori: ,