Grenbanking, Menuju Demensi Keuangan
Rabu, 3 Juni 2015 | 13:11 WIB
Dirut Bank Jateng saat presentasi di Unika (Foto sugeng i)

Dirut Bank Jateng saat presentasi di Unika (Foto sugeng i)

SEMARANG (KRjogja .com)- Dirut Bank Jateng Dr Supriyatno mengemukakan, sejak akhir 2014, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan ‘roadmap’ tentang Keuangan Berkelanjutan di Indonesia dan kesadaran akan pentingnya progran keberlanjutan di industri keuangan, termasuk perbankan semakin berkembang. Demikian diungkapkan Dr Supriyatno di Unika Semarang, Senin

Bank Jateng, lanjut Supriyatno yang juga mantan Dirut Bank DIY, telah memiliki dan melaksanakan program tersebut di antaranya berupa program pengembangan klaster, pertanian, perikanan, dan industri. Selain itu juga pelaksanaan program green office, serta Program Kredit Usaha Produktif (KUP) Mikro.

Ditegaskan, dari ‘green banking’, nantinya menuju ke keuangan yang berkelanjutan dengan 4 dimensi yaitu menciptakan keunggulan industri, sosial dan ekonomi dalam rangka mengurangi ancaman pemanasan global dan pencegahan terhadap permasalahan lingkungan dan sosial lainnya.

Program tersebut bertujuan untuk terjadinya pergeseran target menuju ekonomi rendah karbon yang kompetitif. Secara strategis mempromosikan investasi ramah lingkungan di berbagai sektor usaha/ekonomi, juga mendukung prinsip-prinsip pembangunan Indonesia dengan 4 P yakni pro-growth, pro-jobs, pro-poor dan pro-environment. (Sgi)

sumber : krjogja.com

Kategori: