Single or Taken?
Kamis, 21 Mei 2015 | 0:27 WIB

Xtine dan Lolo Unika xtine

“Ya saya sudah 21 tahun ini single dalam hal hubungan, bukan karena apa-apa tetapi karena saya memang belum beorientasi kesana (hubungan).” Papar Lorentia Santoso yang kerap disapa Lorent atau Lolo ini, mahasiswi cantik, cerdas, dan aktif dari Fakultas Teknologi Pertanian.

Status single ataupun taken dalam hal hubungan, kerap kali mendatangkan perasaan galau pada anak-anak muda zaman sekarang, entah itu menggalaui calon gebetan, gebetan atau sang kekasih.

“Galau itu pilihan.” Ungkap Lolo. “Ya kalian mau galau itu ya terserah kalian, kira-kira pilih mana kalian galau terus dan diri kalian ngga bisa berkembang atau kalian move on dan mengembangkan diri kalian dan kedepannya mungkin akan diberi jodoh yang lebih baik dari mantan kalian. Lalu untuk yang belum punya mantan, kalian bisa cari segi positif dari diri kalian sendiri, cari kegiatan yang bisa mengisi kekosongan dan sesuatu yang bernilai jual dari diri kalian. Sekali lagi galau itu pilihan teman2, silahkan pilih.” Jelas mahasiswi cerdas nan cantik ini.

Dalam seminar “Terlalu Lama Sendiri” yang diselenggarakan BEMU ini, selain menghadirkan Lorentia Santoso juga menghadirkan Ibu Xtine, dosen dari Fakultas Psikologi. Dalam materi seminarnya beliau menyampaikan banyak sekali hal mengenai status single atau double.

Salah satunya adalah tes berikut.
TEST DOUBLE or SINGLE
Makin berkilau atau galau?
Makin menjadi berkat?
Makin berprestasi?
Makin terbang tinggi bagai rajawali?
(silahkan renungkan dan jawab sendiri ya).

Ibu Xtine juga menyampaikan dalam mencari pasangan hidup buatlah kriteria yang detail, kriteria harga mati dan kriteria bisa nego. Peganglah kuat kriteria itu jangan pernah turunkan. Semakin tinggi kriteria yang anda buat, anda juga harus semakin mengupgrade diri anda hingga selevel dengan kriteria anda.
“Jangan lupa pesanlah dan mintalah orang yang sesuai dengan kriteria anda pada sang pencipta manusia, Tuhan” tambah Bu Xtine. (MBR)

Kategori: , ,